Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

526.887 Tiket Kereta Api Terjual, Ini 10 KA Favorit Saat Pemilu 2024

Kompas.com - 13/02/2024, 17:58 WIB
Isna Rifka Sri Rahayu,
Sakina Rakhma Diah Setiawan

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) telah menjual 526.887 tiket dari total 984.756 tiket yang disediakan untuk keberangkatan selama 12 hingga 18 Februari 2024 atau periode Pemilu 2024.

VP Public Relations KAI Joni Martinus mengatakan, data penjualan hingga pukul 08.15 WIB tadi menunjukkan tingkat keterisian tempat duduk atau okupansi kereta api jarak jauh mencapai 54 persen.

"Tiket yang sudah terjual 526.887 (tiket). Okupansi 54 persen dari tempat duduk yang disediakan," ujarnya dalam pernyataan tertulis, Selasa (13/2/2024).

Baca juga: Jelang Pemilu 2024, Penumpang Kereta Api ke Bandung, Solo, hingga Surabaya Meningkat

KAI luncurkan jadwal terbaru KA Malabar keberangkatan pagi relasi Bandung-Malang PP mulai 24 Januari 2024Kompas.com/Suci Wulandari Putri KAI luncurkan jadwal terbaru KA Malabar keberangkatan pagi relasi Bandung-Malang PP mulai 24 Januari 2024
Adapun jumlah tertinggi penjualan tiket kereta api pada periode Pemilu 2024 hingga hari ini terjadi pada Senin (12/2/2024) yakni sebanyak 134.856 tiket.

Joni mengungkapkan sejumlah kereta api jarak jauh yang banyak digunakan masyarakat selama periode Pemilu 2024, yaitu sebagai berikut.

  1. KA Airlangga relasi Pasarsenen-Surabaya Pasar Turi (pp)
  2. KA Sri Tanjung relasi Lempuyangan-Ketapang (pp)
  3. KA Kahuripan relasi Kiaracondong-Blitar (pp)
  4. KA Bengawan relasi Pasarsenen-Purwosari (pp)
  5. KA Probowangi relasi Surabaya Gubeng-Ketapang (pp)
  6. KA Kertajaya relasi Pasarsenenen-Surabaya Pasarturi (pp)
  7. KA Jayabaya relasi Pasarsenenen-Malang (pp)
  8. KA Matarmaja relasi Pasarsenen-Malang (pp)
  9. KA Logawa relasi Purwokerto-Jember (pp) 
  10. KA Joglosemarkerto relasi Solo Balapan-Semarang Tawang (pp)

Baca juga: Teknologi Kereta Api, Ubah Perilaku Masyarakat

Penumpang kereta api meningkat jelang Pemilu 2024

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Jadi BUMN Infrastruktur Terbaik di Indonesia, Hutama Karya Masuk Peringkat Ke-183 Fortune Southeast Asia 500

Jadi BUMN Infrastruktur Terbaik di Indonesia, Hutama Karya Masuk Peringkat Ke-183 Fortune Southeast Asia 500

Whats New
Mendag Zulhas Segera Terbitkan Aturan Baru Ekspor Kratom

Mendag Zulhas Segera Terbitkan Aturan Baru Ekspor Kratom

Whats New
Manfaatnya Besar, Pertagas Dukung Integrasi Pipa Transmisi Gas Bumi Sumatera-Jawa

Manfaatnya Besar, Pertagas Dukung Integrasi Pipa Transmisi Gas Bumi Sumatera-Jawa

Whats New
Soal Investor Khawatir dengan APBN Prabowo, Bos BI: Hanya Persepsi, Belum Tentu Benar

Soal Investor Khawatir dengan APBN Prabowo, Bos BI: Hanya Persepsi, Belum Tentu Benar

Whats New
Premi Asuransi Kendaraan Tetap Tumbuh di Tengah Tren Penurunan Penjualan, Ini Alasannya

Premi Asuransi Kendaraan Tetap Tumbuh di Tengah Tren Penurunan Penjualan, Ini Alasannya

Whats New
Hidrogen Hijau Jadi EBT dengan Potensi Besar, Pemerintah Siapkan Regulasi Pengembangannya

Hidrogen Hijau Jadi EBT dengan Potensi Besar, Pemerintah Siapkan Regulasi Pengembangannya

Whats New
Rupiah Masih Tertekan, Bank Jual Dollar AS Rp 16.600

Rupiah Masih Tertekan, Bank Jual Dollar AS Rp 16.600

Whats New
Freeport Akan Resmikan Smelter di Gresik Pekan Depan

Freeport Akan Resmikan Smelter di Gresik Pekan Depan

Whats New
Akhir Pekan, IHSG Mengawali Hari di Zona Hijau

Akhir Pekan, IHSG Mengawali Hari di Zona Hijau

Whats New
Ini Kendala Asuransi Rumuskan Aturan Baku Produk Kendaraan Listrik

Ini Kendala Asuransi Rumuskan Aturan Baku Produk Kendaraan Listrik

Whats New
Dokumen Tak Lengkap, KPPU Tunda Sidang Google yang Diduga Lakukan Monopoli Pasar

Dokumen Tak Lengkap, KPPU Tunda Sidang Google yang Diduga Lakukan Monopoli Pasar

Whats New
Bos Bulog Ungkap Alasan Mengapa RI Bakal Akuisisi Sumber Beras Kamboja

Bos Bulog Ungkap Alasan Mengapa RI Bakal Akuisisi Sumber Beras Kamboja

Whats New
Luhut Bantah Negara Tak Mampu Biayai Program Makan Siang Gratis

Luhut Bantah Negara Tak Mampu Biayai Program Makan Siang Gratis

Whats New
Suku Bunga Tidak Naik, Ini Strategi Bank Indonesia Stabilkan Rupiah

Suku Bunga Tidak Naik, Ini Strategi Bank Indonesia Stabilkan Rupiah

Whats New
Harga Emas Terbaru 21 Juni 2024 di Pegadaian

Harga Emas Terbaru 21 Juni 2024 di Pegadaian

Spend Smart
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com