Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
HILIRISASI INDUSTRI

PT GNI Raih Penghargaan PNBP dari Kemenaker atas Kontribusi Keselamatan dan Kesehatan Kerja

Kompas.com - 22/03/2024, 12:27 WIB
Hotria Mariana,
Sri Noviyanti

Tim Redaksi

KOMPAS.com – PT Gunbuster Nickel Industry (GNI) meraih penghargaan dari Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) atas kontribusinya terhadap Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dalam kategori nominal terbesar untuk layanan pengujian lingkungan kerja.

Penghargaan diserahkan oleh Direktorat Jenderal (Ditjen) Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan dan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Balai Besar Keselamatan dan Kesehatan Kerja Kemenaker kepada Head of Corporate Communication PT GNI Mellysa Tanoyo di Hotel Mercure Jakarta, Selasa (19/3/2024).

Seperti diketahui, PNBP merupakan pendapatan utama negara yang berasal dari nonpajak, seperti royalti, penjualan barang dan jasa, serta pengelolaan aset negara. Pendapatan ini menjadi sumber dana bagi pemerintah untuk menjalankan program pembangunan di segala sektor, mulai dari layanan publik, infrastruktur, kesehatan, hingga pendidikan.

Maka dari itu, PNBP perlu dikelola dengan efektif dan transparan demi mendukung pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

Baca juga: PT GNI Peringati Bulan K3 Nasional dengan Tingkatkan Kesadaran Keselamatan Kerja

Penghargaan yang diterima PT GNI diberikan berdasarkan kemampuan perusahaan dalam menjalani serangkaian pengujian lingkungan kerja. Penilaiannya mencakup berbagai indikator dan parameter, seperti Faktor Fisika, Faktor Kimia, Kualitas Udara Dalam Ruang (KUDR), Observasi Ergonomi, dan Psikologi Kerja di berbagai lokasi. Proses ini dilakukan oleh Balai Besar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Jakarta.

Mellysa mengaku bangga dan berterima kasih atas penghargaan tersebut. Ia mengatakan, capaian yang diterima pihaknya merupakan hasil kerja keras semua pihak yang terlibat.

“Kami bersyukur dan berterima kasih kepada Kemenaker atas apresiasinya terhadap kinerja PT GNI. Penghargaan ini merupakan hasil kerja sama positif berbagai pihak, termasuk seluruh karyawan dan manajemen. Prestasi ini harus kami pertahankan dan jaga bersama,” ujar Mellysa dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Rabu (20/3/2024).

Baca juga: Dorong Generasi Muda Berkualitas, PT GNI Salurkan Beasiswa untuk Warga Sekitar Wilayah Industri

Mellysa menambahkan bahwa penghargaan tersebut merupakan bagian dari komitmen PT GNI untuk mempercepat proses hulu-hilir dan mendukung target pemerintah dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045 melalui berbagai implementasi khusus, terutama dalam Bidang K3.

“PT GNI terus berupaya menjaga kepercayaan seluruh pihak dengan sejumlah langkah konkret untuk meningkatkan kinerja perusahaan. Penghargaan ini menjadi penyemangat dan memperkuat peran kami untuk terus menunjukkan kinerja positif dan maksimal dalam memajukan sektor hilirisasi nikel di Indonesia,” tutur Mellysa.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Jelang Long Weekend, KCIC Perkirakan Penumpang Whoosh Melonjak 20 Persen

Jelang Long Weekend, KCIC Perkirakan Penumpang Whoosh Melonjak 20 Persen

Whats New
Pemerintah Klaim Target Produksi Minyak 1 Juta Barrel Dongkrak Investasi

Pemerintah Klaim Target Produksi Minyak 1 Juta Barrel Dongkrak Investasi

Whats New
BPK: Negara Berpotensi Kehilangan PNBP Rp 3 Triliun dari Kebijakan Bebas Visa Kunjungan

BPK: Negara Berpotensi Kehilangan PNBP Rp 3 Triliun dari Kebijakan Bebas Visa Kunjungan

Whats New
Tingkatkan Akurasi dan Percepat Proses Akuntansi hingga 83 Persen, Software ERP Jadi Kunci Pertumbuhan Bisnis pada 2024

Tingkatkan Akurasi dan Percepat Proses Akuntansi hingga 83 Persen, Software ERP Jadi Kunci Pertumbuhan Bisnis pada 2024

Whats New
Bulog Akan Akusisi Sumber Beras di Kamboja, Ombudsman Sebut Terobosan Bagus

Bulog Akan Akusisi Sumber Beras di Kamboja, Ombudsman Sebut Terobosan Bagus

Whats New
HSG Ambles 1,42 Persen, Rupiah Anjlok ke Level Rp 16.412

HSG Ambles 1,42 Persen, Rupiah Anjlok ke Level Rp 16.412

Whats New
Nilai Tukar Rupiah Tembus Rp 16.400 per Dollar AS di Pasar Spot

Nilai Tukar Rupiah Tembus Rp 16.400 per Dollar AS di Pasar Spot

Whats New
Jaga Inflasi, Pemerintah Sudah Kucurkan Rp 52,56 Triliun

Jaga Inflasi, Pemerintah Sudah Kucurkan Rp 52,56 Triliun

Whats New
Bakal Ada Peta Jalan Industri Dana Penisun, Apa Pentingnya buat Kita?

Bakal Ada Peta Jalan Industri Dana Penisun, Apa Pentingnya buat Kita?

Whats New
KKP: 500 Juta Benih Lobster Keluar dari RI secara Ilegal Setiap Tahun, Negara Rugi Triliunan

KKP: 500 Juta Benih Lobster Keluar dari RI secara Ilegal Setiap Tahun, Negara Rugi Triliunan

Whats New
Ini Kata Menko Airlangga soal Usulan Korban Judi Online Dapat Bansos

Ini Kata Menko Airlangga soal Usulan Korban Judi Online Dapat Bansos

Whats New
Lowongan Kerja BUMN Yodya Karya, Ini Posisi dan Persyaratannya

Lowongan Kerja BUMN Yodya Karya, Ini Posisi dan Persyaratannya

Work Smart
OJK Dorong Penerbitan Ketentuan Baku Asuransi Kendaraan Listrik

OJK Dorong Penerbitan Ketentuan Baku Asuransi Kendaraan Listrik

Whats New
Tujuh Tips Bijak Menggunakan Produk Deposito di BPR

Tujuh Tips Bijak Menggunakan Produk Deposito di BPR

Whats New
Perkokoh Ekonomi Nasional, Shopee Dorong UMKM Bertransformasi dan Berdaya Saing

Perkokoh Ekonomi Nasional, Shopee Dorong UMKM Bertransformasi dan Berdaya Saing

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com