Salin Artikel

Kerja dari Rumah Bikin Rajin Belanja Online? Begini Kiat Mengatasinya

JAKARTA, KOMPAS.com - Jika Anda adalah salah satu dari ribuan karyawan yang diminta untuk bekerja dari rumah saat pandemi virus corona semakin mengkhawatirkan, kemungkinan waktu Anda hanya dihabiskan di depan laptop.

Menghabiskan banyak waktu di depan laptop tak jarang menggoda Anda untuk berbelanja online di waktu luang atau akhir hari usai bekerja.

Tetapi di tengah wabah, mungkin bukan waktu yang baik menghabiskan uang hanya untuk berbelanja.

Untuk itu sebelum berbelanja, ada baiknya pertimbangkan 3 tips ini untuk menghindari pengeluaran berlebihan saat Anda mengisolasi diri di rumah.

1. Atur waktu browsing

Pakar belanja Sara Skirboll menyarankan Anda untuk mengatur waktu menjelajah (browsing) internet daripada Anda harus mampir mengunjungi toko online tiap kali merasa bosan atau gelisah.

Selain sukses mengekang Anda dari pengeluaran tidak perlu, mengatur waktu jelajah juga membuat Anda lebih fokus bekerja selama hari kerja.

"Beri Anda waktu untuk menjelajah dan berbelanja online beberapa jam seminggu,” saran Sara Skirboll dikutip dari CNBC, Jumat (20/3/2020).

2. Tunggu 24 jam sebelum checkout

Toko online memang memudahkan Anda untuk checkout dan langsung membelinya hanya dengan satu klik. Namun sebelum melakukannya, cobalah beri waktu 24 jam untuk memikirkan barang-barang yang hendak Anda beli.

Impulsif atau justru Anda memang benar-benar membutuhkannya?


Bertanya pada diri sendiri juga dapat membantu Anda menghindari pembelian impulsif, seperti bagaimana barang itu akan menambah nilai bagi hidup Anda? Apakah barang itu sebenarnya bagus? Atau apakah Anda benar-benar membutuhkannya?

Dua kiat pro lainnya, coba atur pemblokiran di situs web tertentu tempat Anda cenderung mengeluarkan uang lebih banyak dan menghapus informasi kartu kredit Anda dari situs mana pun yang menyimpannya.

Kedua strategi ini akan membuat sedikit lebih sulit bagi Anda untuk benar-benar mengikuti pembelian.

3. Lakukan riset

Belanja juga perlu riset. Jika Anda berpikir untuk membeli barang yang Anda butuhkan, cobalah bandingkan harga di beberapa situs sebelum melakukan pemesanan.

"Riset ini adalah sesuatu yang harus selalu dilakukan pembeli sebelum melakukan pembelian. Periksa pengecer lain dan pastikan Anda mendapatkan penawaran terbaik sebelum mengklik tawaran pertama yang Anda lihat," ucap Skirboll.

Selalu ingat, beberapa barang dari industri tertentu biasanya mengalami penurunan harga di waktu-waktu tertentu dalam setahun.

Jika ingin menghemat uang, tunggulah waktu-waktu tersebut dan periksa mana barang-barang yang lebih Anda butuhkan saat ini.

"Misalnya saat memasuki musim dingin, hindari membeli barang-barang seperti pakaian musim semi dan TV," ucapnya.

"Memang menggoda untuk meningkatkan kapasitas televisi Anda saat Anda menghabiskan lebih banyak waktu di rumah. Tapi ingat diskon besar berikutnya menanti selama Prime Day pada bulan Juli," pungkas Skirboll.

https://money.kompas.com/read/2020/03/20/114400026/kerja-dari-rumah-bikin-rajin-belanja-online-begini-kiat-mengatasinya

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cara Mencairkan BPJS Ketenagakerjaan Online hingga Rp 10 Juta

Cara Mencairkan BPJS Ketenagakerjaan Online hingga Rp 10 Juta

Whats New
Bahlil: Gaji Menteri Enggak Lebih dari Rp 20 Juta, Gayanya Saja yang Mantap

Bahlil: Gaji Menteri Enggak Lebih dari Rp 20 Juta, Gayanya Saja yang Mantap

Whats New
Mandiri Investment Forum Kembali Digelar, Ribuan Investor dengan Total Aset 4 Triliun Dollar AS Bakal Hadir

Mandiri Investment Forum Kembali Digelar, Ribuan Investor dengan Total Aset 4 Triliun Dollar AS Bakal Hadir

Whats New
Haus Targetkan Tambah 338 Gerai Sepanjang 2022

Haus Targetkan Tambah 338 Gerai Sepanjang 2022

Whats New
Bos KB Bukopin Buka-bukaan soal 1.400 Karyawannya Mengundurkan Diri

Bos KB Bukopin Buka-bukaan soal 1.400 Karyawannya Mengundurkan Diri

Whats New
Bisnis Makanan hingga Pakaian Punya Prospek Cerah Tahun Ini

Bisnis Makanan hingga Pakaian Punya Prospek Cerah Tahun Ini

Whats New
Viral Video Kerumunan di Mall Of Indonesia, Ini Penjelasan Manajemen

Viral Video Kerumunan di Mall Of Indonesia, Ini Penjelasan Manajemen

Whats New
Cara Klaim Jaminan Kematian BPJS Ketenagakerjaan

Cara Klaim Jaminan Kematian BPJS Ketenagakerjaan

Whats New
Minat Kembangkan Usaha? IdeaCloud Kembali Gelar IC Incubator

Minat Kembangkan Usaha? IdeaCloud Kembali Gelar IC Incubator

Whats New
LMAN: Realisasi Pendanaan Lahan PSN 2021 Rp 22,86 Triliun, Tertinggi Sejak 2016

LMAN: Realisasi Pendanaan Lahan PSN 2021 Rp 22,86 Triliun, Tertinggi Sejak 2016

Whats New
Akhirnya, Indonesia Ambil Alih Ruang Udara Natuna dari Singapura

Akhirnya, Indonesia Ambil Alih Ruang Udara Natuna dari Singapura

Whats New
Waspadai Skema Ponzi, OJK Larang Rekening Bank Tampung Dana Kegiatan Melanggar Hukum

Waspadai Skema Ponzi, OJK Larang Rekening Bank Tampung Dana Kegiatan Melanggar Hukum

Whats New
Babak Baru Kerja Sama RI-Singapura, Salah Satunya Sepakati Perjanjian Ekstradisi Buronan

Babak Baru Kerja Sama RI-Singapura, Salah Satunya Sepakati Perjanjian Ekstradisi Buronan

Whats New
Mirae Asset Sekuritas Indonesia Buka Investment House di Jakarta

Mirae Asset Sekuritas Indonesia Buka Investment House di Jakarta

Rilis
Pada 2021, Bisnis Minuman Haus! Raup Pendapatan Rp 250 Miliar

Pada 2021, Bisnis Minuman Haus! Raup Pendapatan Rp 250 Miliar

Rilis
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.