Kisah Mansa Musa, Orang Paling Kaya Sepanjang Masa

Kompas.com - 16/03/2019, 16:07 WIB
Sebuah penggambaran Mansa Musa, penguasa Kekaisaran Mali yang dimuat dalam Peta Dunia Catalan 1375 yang dibuat Abraham Cresques de Mallorca. Dalam lukisan ini Mansa Musa digambarkan memegang bongkahan emas dan mahkota bergaya Eropa.
Wikipedia Sebuah penggambaran Mansa Musa, penguasa Kekaisaran Mali yang dimuat dalam Peta Dunia Catalan 1375 yang dibuat Abraham Cresques de Mallorca. Dalam lukisan ini Mansa Musa digambarkan memegang bongkahan emas dan mahkota bergaya Eropa.

KOMPAS.com -  Pendiri Amazon, Jeff Bezos dengan kekayaan 131 miliar dollar AS sekitar Rp 1.873,3 triliun, merupakan orang terkaya di dunia saat ini. Setidaknya versi majalah Forbes.

Namun tahukan Anda, kekayaan Bezos tidak menjadikan dia sebagai orang paling kaya sepanjang masa.

Orang yang dinobatkan sebagai yang terkaya sepanjang sejarah adalah Mansa Musa, seorang penguasa Afrika Barat abad ke-14.

"Catatan kontemporer tentang kekayaan Musa begitu banyak sehingga hampir tidak mungkin untuk mengetahui seberapa kaya dan kuat dirinya sebenarnya," kata Rudolph Butch Ware, profesor sejarah di Universitas California, seperti dikutip dari BBC News, Sabtu (16/3/2019).

Pada 2012, situs web Amerika Serikat Celebrity Net Worth memerkirakan kekayaannya mencapai  400 miliar dollar AS,atau sekitar Rp 5.720 triliun. Tetapi para sejarawan ekonomi sepakat bahwa kekayaannya tidak dapat dijabarkan.

Baca juga: Ini Daftar 20 Orang Terkaya Indonesia Versi Forbes

Pewaris Kerajaan Mali

Mansa Musa lahir pada tahun 1280 dalam keluarga penguasa. Saudaranya, Mansa Abu-Bakr, memerintah kekaisaran sampai 1312, ketika ia turun tahta untuk melakukan ekspedisi.

Menurut sejarawan Suriah abad ke-14, Shibab al-Umari, Abu-Bakr terobsesi dengan Samudera Atlantik dan segala isinya. Dia dilaporkan melakukan ekspedisi dengan armada 2.000 kapal, ribuan pria, wanita, dan budak. Namun Abu Bakr tidak pernah kembali. Banyak sejarawan yang mengira Abu Bakr telah menjelajahi Amerika Selatan, tapi tidak ada bukti kuat tentang itu.

Karena tidak pernah kembali, Mansa Musa mewarisi kerajaan yang ditinggalkannya. Di bawah pemerintahan Musa, kerajaan Mali tumbuh secara signifikan.

Kerajaan itu membentang sekitar 2.000 mil, dari Samudera Atlantik hingga Nigeria modern, meliputi Senegal, Mauritania, Mali, Burkina Faso, Nigeria, Gambia, Guinea-Bissau, Guinea, dan Pantai Gading. Tanah kerajaannya memiliki kekayaan sumber daya alam seperti emas dan garam.

Halaman:
Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
komentar di artikel lainnya
Close Ads X