Menkeu: Masih Ada 2 Daerah Belum Cairkan THR

Kompas.com - 01/06/2019, 13:20 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati seusai menyampaikan pokok-pokok kebijakan fiskal tahun anggaran 2020 dalam Rapat Paripurna ke 17 DPR, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (20/5/2019). KOMPAS.com/KRISTIAN ERDIANTOMenteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati seusai menyampaikan pokok-pokok kebijakan fiskal tahun anggaran 2020 dalam Rapat Paripurna ke 17 DPR, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (20/5/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan, pembagian tunjangan hari raya untuk aparatur sipil negara hampir terlaksana secara keseluruhan. Tepatnya sudah 99 persen.

Namun, masih ada daerah yang belum mencairkan THR hingga H-4 Lebaran. Dari 548 daerah, tinggal dua daerah lagi yang belum menerima THR.

"Hanya tinggal dua. Mereka tinggal membuatkan Perkada dan membayarkan THR," ujar Sri Mulyani di kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Sabtu (1/6/2019).

Sri Mulyani mengatakan, dua daerah tersebut adalah Bangli di Bali dan Malaka di Nusa Tenggara Timur. Karena operasional kantor dan perbankan sudah diliburkan pekan ini, kemungkinan THR akan diberikan setelah Lebaran.

"Nanti mereka bayarkan sesudah hari raya," kata Sri Mulyani.

Baca juga: Menkeu: 316 Daerah Belum Mencairkan THR PNS

Kementerian Keuangan menyiapkan Rp 20 triliun untuk anggaran THR. Seluruh Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) mulai melayani pengajuan Surat Perintah Membayar (SPM) THR pada 13 Mei 2019, dengan pencairan dilakukan serentak pada 24 Mei 2019. 

Sri Mulyani menekankan, THR yang belum dibagikan bukan berarti akan hangus. Jika belum dapat mengajukan SPM THR hingga 24 Mei 2019, satuan kerja (satker) dapat mengajukan SPM THR hingga 31 Mei 2019, atau setelah hari raya Idul Fitri.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X