Menginvestasikan Uang untuk Pendidikan Anak, Simak 3 Tipsnya

Kompas.com - 13/06/2019, 10:30 WIB
Ilustrasi menabung KOMPAS.com / ANDREAS LUKAS ALTOBELIIlustrasi menabung

JAKARTA, KOMPAS.com - Menyimpan uang untuk pendidikan tinggi anak-anak adalah salah satu persyaratan jangka panjang yang harus dilakukan oleh sebagian besar orang tua.

Sebab, biaya yang dikeluarkan untuk pendidikan tinggi anak kian meningkat dari hari ke hari. Bahkah biaya kursus pun sudah semakin mahal.

Ada berbagai cara yang perlu dilakukan agar biaya pendidikan tinggi anak dapat dipenuhi dengan baik. Salah satunya tentu dengan invatasi.

Baca juga: Kini, Orang Kaya Banyak Berinvestasi untuk Pendidikan dan Kesehatan

Berikut 3 tips investasi untuk pendidikan tinggi anak seperti dikutip dari Etnownews.com, Kamis (13/6/2019).

1. Investasi imbal hasil tinggi

Untuk memenuhi tujuan jangka panjang, Anda harus berinvestasi dalam opsi yang memungkinkan imbal hasil yang tinggi. Seperti investasi saham dan reksa dana saham.

Tujuan utama berinvestasi dalam ekuitas dan produk terkait ekuitas lainnya adalah untuk memaksimalkan keuntungan dalam jangka panjang.

Sebab opsi tersebut akan memberikan pengembalian yang lebih baik dibandingkan dengan opsi investasi lain seperti deposito bank atau deposito berjangka.

Baca juga: Pendidikan Anak Kian Mahal, Lakukan 3 Hal Ini

2. Jangan berinvestasi terlalu banyak

Seseorang yang menginvestasikan sejumlah besar uangnya harus menahan diri dari berinvestasi berlebihan. Penghematan yang berlebihan atau investasi yang berlebihan harus dihindari karena hal itu mengarah pada pemotongan biaya tambahan.

Lantas harus seberapa banyak investasi?

Untuk mengatasi situasi ini, seseorang harus menghitung jumlah investasi berdasarkan biaya pendidikan yang sedang berlangsung dan mempertimbangkan tingkat inflasi.

Misalnya, jika anak Anda bersedia untuk mengejar ilmu kedokteran setelah 10 tahun dari sekarang, maka Anda harus menghitung total biaya rata-rata kursus medis saat ini. Kedua, Anda harus memperhitungkan kenaikan biaya sekolah secara konservatif.

Baca juga: Pinjaman Tunai dari Kredivo Lebih Banyak Digunakan Untuk Pendidikan

3. Mulai lebih awal

Memulai investasi lebih awal dapat mengurangi beban Anda. Pasalnya, Anda akan memiliki waktu lebih banyak untuk meningkatkan jumlah investasi.

Bahkan, Anda dapat memulai investasi sejak kelahiran anak, terlepas dari progran apa yang anak Anda minati saat dewasa kelak.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tangani Banjir di Bandung, Ini yang Dilakukan Kementerian PUPR

Tangani Banjir di Bandung, Ini yang Dilakukan Kementerian PUPR

Rilis
Erick Thohir Dorong Generasi Muda Indonesia Buat Game Sendiri

Erick Thohir Dorong Generasi Muda Indonesia Buat Game Sendiri

Whats New
Hukum Permintaan: Pengertian, Bunyi, dan Faktor yang Memengaruhinya

Hukum Permintaan: Pengertian, Bunyi, dan Faktor yang Memengaruhinya

Whats New
BPKP Lakukan Audit Terkait Dugaan korupsi Garuda Indonesia

BPKP Lakukan Audit Terkait Dugaan korupsi Garuda Indonesia

Whats New
Trading Forex adalah “Ilmu Pasti” yang Tidak Pasti

Trading Forex adalah “Ilmu Pasti” yang Tidak Pasti

Earn Smart
Kaji Dampak ke PLN, Pemerintah Tahan Penerapan Aturan PLTS Atap

Kaji Dampak ke PLN, Pemerintah Tahan Penerapan Aturan PLTS Atap

Whats New
Masih Khawatir Investasi Emas Digital? Bappebti Pastikan Fisik Emasnya Ada

Masih Khawatir Investasi Emas Digital? Bappebti Pastikan Fisik Emasnya Ada

Whats New
Aplikasi Apotek Online GoApotik Raih Sertifikasi ISO 27001

Aplikasi Apotek Online GoApotik Raih Sertifikasi ISO 27001

Rilis
Kolaborasi dengan Startup, Erick Thohir Mau Hadirkan BUMN Day

Kolaborasi dengan Startup, Erick Thohir Mau Hadirkan BUMN Day

Whats New
Lalu Lintas Tol Padaleunyi Dialihkan Mulai 18-21 Januari, Imbas Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung

Lalu Lintas Tol Padaleunyi Dialihkan Mulai 18-21 Januari, Imbas Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung

Whats New
 Pesan Taxi Blue Bird Kini Bisa dari BCA Mobile Banking, Ada Diskon Hingga Rp 20.000

Pesan Taxi Blue Bird Kini Bisa dari BCA Mobile Banking, Ada Diskon Hingga Rp 20.000

Spend Smart
Cara Daftar Vaksin Booster di Aplikasi PeduliLindungi

Cara Daftar Vaksin Booster di Aplikasi PeduliLindungi

Whats New
Pengguna Aplikasi Mapan di Jawa-Bali Sudah 3 Juta Orang, Kini Sasar Sumatera dan Sulawesi

Pengguna Aplikasi Mapan di Jawa-Bali Sudah 3 Juta Orang, Kini Sasar Sumatera dan Sulawesi

Whats New
Rekomendasi Sandiaga Uno: Museum Pasifika Bali Jadi Venue Side Event G20

Rekomendasi Sandiaga Uno: Museum Pasifika Bali Jadi Venue Side Event G20

Whats New
Realisasi Investasi Hulu Migas 2021 Tak Capai Target, tapi Permintaan Minyak Diprediksi Naik

Realisasi Investasi Hulu Migas 2021 Tak Capai Target, tapi Permintaan Minyak Diprediksi Naik

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.