Suku Bunga Turun, Pilih (Reksa Dana) Saham atau Obligasi ?

Kompas.com - 25/07/2019, 09:00 WIB
Ilustrasi investasi. SHUTTERSTOCKIlustrasi investasi.

Profil Risiko

Sebenarnya ada satu lagi cara memilih reksa dana yang lebih praktis yaitu berdasarkan profil risiko dan jangka waktu investasi.

Sebagai contoh seperti reksa dana saham untuk investor agresif dengan periode investasi di atas 5 tahun dan reksa dana pendapatan tetap untuk investor konservatif dengan periode investasi antara 1-3 tahun, timing atau waktu tidak terlalu penting.

Investor bisa masuk kapan saja tanpa harus dipusingkan dengan apakah suku bunga masih akan turun atau naik, kapan perang dagang antara AS dan China mereda, valuasi saham dan obligasi sudah mahal atau masih murah, dan seperti apa laporan keuangan dari perusahaan.

Biarlah Manajer Investasi yang melakukan hal tersebut untuk anda.

Demikian artikel ini, semoga bermanfaat.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X