Kadin Sarankan Ibu Kota Baru Sepenuhnya Pakai Kendaraan Listrik

Kompas.com - 27/08/2019, 16:13 WIB
Ilustrasi mobil listrik. The GuardianIlustrasi mobil listrik.

Selain itu, Rosan menuturkan dunia usaha telah memandang positif pemindahan ibu kota, meski jarak ibu kota dengan pusat bisnis yang sejatinya berada di Jakarta akan menjadi lebih jauh.

Namun kata Rosan, hal itu tidak menjadi masalah karena saat ini eranya digital. Misalnya  dalam pengurusan izin usaha, Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) telah mengembangkan Online Single Submission (OSS) sehingga perizinan usaha tak perlu bertemu secara fisik.

"Saya rasa izin sudah enggak masalah lagi, di BKPM kan sudah ada OSS. Apalagi dengan kemajuan teknologi ini saya rasa izin seharusnya bisa jauh lebih mudah, lebih transparan, dan accessible," pungkasnya.

Baca juga: Ibu Kota Baru di Kalimantan Timur, Begini Skema Pendanaannya

Halaman:


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X