Waspada, Pangan "Sugar Free" Ternyata Pakai Pemanis Buatan

Kompas.com - 11/10/2019, 12:28 WIB
Ilustrasi gula chokjaIlustrasi gula

JAKARTA, KOMPAS.com - Bagi Anda yang kerap mengonsumsi makanan ringan dari toko kelontong atau minimarket, ada baiknya periksa dahulu secara mendetail kandungan makanan tersebut. 

Khususnya bagi Anda ibu hamil, ibu menyusui, dan penderita penyakit tertentu, dan bagi anak balita Anda.

Pasalnya, Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia ( YLKI) menemukan informasi yang kurang wajar di beberapa sampel makanan ringan legal dan telah tercatat di Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), utamanya label mengandung pemanis buatan.

"Label itu dibuat dengan tulisan yang kecil, samar-samar atau tidak terbaca pada 25 sampel makanan ringan yang kerap kita temui di warung-warung dan minimarket. Letaknya di lipatan samping, di bagian bawah produk dengan tulisan kecil, atau dicetak dengan tulisan samar," kata Ketua Harian YLKI Tulus Abadi di Jakarta, Jumat (11/10/2019).

Baca juga: Kedaluwarsa, Kopi Pak Belalang Senilai Rp 1,4 Miliar Diamankan BPOM

Tidak hanya itu, Tulus menemukan beberapa sampel makanan yang menyematkan besar-besar tulisan sugar free (bebas gula) di dekat merek.

 

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X