KILAS

Rayakan HPS 2019, Kementan Beri Bantuan Alsintan Senilai Rp 25 Miliar

Kompas.com - 03/11/2019, 11:02 WIB
Ilustrasi petani beras di Indonesia ShutterstockIlustrasi petani beras di Indonesia
|

Pasalnya, lanjut Mentan, masalah pertanian berkaitan erat dengan kebutuhan masyarakat dalam bertahan hidup. Itulah kenapa, ketahanan pangan dinilai penting untuk pertahanan negara.

"Langkah nyatanya melalui program peningkatan produksi, produktivitas, dan mutu produk pertanian untuk memenuhi kebutuhan pasar dalam negeri (konsumsi, industri, dan substitusi impor) dipenuhi sendiri dan meningkatkan ekspor menjadi bagian utama yang harus dikerjakan," jelas Syahrul.

Lebih lanjut, Syahrul mengatakan, potensi besar di sektor pertanian adalah modal dasar untuk peningkatan produksi komoditas terutama padi, jagung, kedelai, cabai, bawang merah, daging, gula, buah-buahan, dan juga komoditas perkebunan serta peternakan.

Kegiatan reguler

Sementara itu, Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan Sarwo Edhy mengatakan bahwa bantuan yang diberikan merupakan kegiatan reguler Ditjen PSP untuk wilayah Sultra.

"Semoga Alsintan yang diberikan dapat meningkatkan produksi pertanian di Sultra," kata Sarwo Edhy.

Tidak sebatas itu, Kementan juga tengah membangun warehouse Alsintan guna mendukung mekanisasi pertanian di Sultra.

Sarwo Edhy mengatakan, Kementan mendukung penuh pengembangan Pertanian Korporasi Berbasis Mekanisasi (PKBM) yang bertujuan untuk optimalisasi pemanfaatan Alsintan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Ditanya soal Wakil Menteri di Kementan, Ini Jawaban Syahrul Yasin Limpo

Menurutnya, Usaha Pelayanan Jasa Alsintan (UPJA) bisa menurunkan biaya produksi usaha tani, meningkatkan produksi dan pendapatan petani, serta meningkatkan minat kaum milenial dalam berusaha tani.

"Jadi, ada kemandirian pemanfaatan Alsintan dan manajemen UPJA dengan bisnis modern. Warehouse di Konawe Selatan akan diresmikan minggu depan," ujar Sarwo Edhy.

Selain bantuan Alsintan, juga dilakukan penyerahan simbolis Klaim Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) sebesar Rp 914 juta atau 152,4 hektare oleh Kementan.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.