Melihat Sepak Terjang Achmad Zaky Mendirikan Bukalapak

Kompas.com - 10/12/2019, 10:27 WIB
CEO Bukalapak Achmad Zaky di Kopdar Akbar Komunitas Bukalapak di Jakarta, Sabtu (24/11/2018) KOMPAS.com/Putri Syifa NurfadilahCEO Bukalapak Achmad Zaky di Kopdar Akbar Komunitas Bukalapak di Jakarta, Sabtu (24/11/2018)

JAKARTA, KOMPAS.com - Achmad Zaky merupakan pendiri platform e-commerce Bukalapak. Dengan tangan dinginnya, Bukalapak berkembang pesat hingga menjadi unicorn.

Namun, Zaky baru-baru ini mengumumkan pengunduran dirinya sebagai Chief Executive Officer  Bukalapak. 

Bagaimana perjalanan Zaky hingga mendirikan Bukalapak?

Pria kelahiran Sragen, 24 Agustus 1986 ini sudah menunjukan ketertarikannya dengan komputer sejak umur 11 tahun, Saat itu ia sudah bisa mengoperasikan komputer dengan bantuan dari pamannya.

Ketertarikannya dengan komputer sukses membuatnya menjadi juara pada ajang Olimpiade Sains Nasional (OSN) di bidang komputer. Bahkan, dirinya menang hingga tingkat nasional saat duduk di bangku Sekolah Menengah Atas (SMA).

Baca juga: Achmad Zaky Mundur dari Jabatan CEO Bukalapak

Untuk melanjutkan kecintaannya di bidang komputer, Zaky melanjutkan pendidikan tinggi di Institut Teknologi Bandung di jurusan Teknik Informatika pada tahun 2004.

Selama kuliah, Zaky juga menyempatkan waktu untuk mendirikan beberapa organisasi kemahasiswaan di kampusnya. Zaky berkontribusi dalam menggagas ShARE Global Student Think-Tank bersama teman-temannya yang lain.

Diketahui, dia juga mendirikan Entrepreneur Club ITB yang sekarang lebih dikenal dengan Technoentrepreneur Club (TEC ITB). Zaky pun aktif dalam organisasi Amateur Radio Club (ARC) ITB.

Tak sampai di situ, semasa kuliah Zaky juga memiliki prestasi cemerlang. Dirinya sering menjuarai berbagai kompetisi tingkat nasional. Salah satunya, pada tahun 2007 Zaky berhasil menyabet juara II dalam kompetisi Indosat Wireless Innovation Contest.

Dalam perlombaan tersebut, Zaky menciptakan perangkat lunak yang ia beri nama MobiSurveyor, yang berfungsi untuk mempermudah aktivitas manusia khususnya dalam perhitungan survei secara cepat.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cara Beli Emas Antam secara Online dan Offline

Cara Beli Emas Antam secara Online dan Offline

Spend Smart
Cara Mengisi Shopeepay lewat BSI Mobile dengan Mudah dan Praktis

Cara Mengisi Shopeepay lewat BSI Mobile dengan Mudah dan Praktis

Spend Smart
Pembangunan Hunian Warga Terdampak Bencana di NTT dan NTB Ditargetkan Rampung Maret 2022

Pembangunan Hunian Warga Terdampak Bencana di NTT dan NTB Ditargetkan Rampung Maret 2022

Whats New
Bangun Kilang di Tuban, Pertamina Pastikan Rekrut Tenaga Kerja Lokal

Bangun Kilang di Tuban, Pertamina Pastikan Rekrut Tenaga Kerja Lokal

Whats New
Mau Nabung di ATM Setor Tunai Mandiri Terdekat? Simak Caranya

Mau Nabung di ATM Setor Tunai Mandiri Terdekat? Simak Caranya

Whats New
Sisa Anggaran di Bangka Belitung Capai Rp 798,38 Miliar

Sisa Anggaran di Bangka Belitung Capai Rp 798,38 Miliar

Whats New
Di Forum G20, Indonesia Minta AS hingga China Sampaikan Rencana Tapering Off

Di Forum G20, Indonesia Minta AS hingga China Sampaikan Rencana Tapering Off

Whats New
UMKM Mau Punya Website Sendiri? Cek Solusi Mudah dan Murah Berikut

UMKM Mau Punya Website Sendiri? Cek Solusi Mudah dan Murah Berikut

Smartpreneur
KAI Services Perluas Bisnis, Dirikan Lokomart di Stasiun Pasar Senen Jakarta

KAI Services Perluas Bisnis, Dirikan Lokomart di Stasiun Pasar Senen Jakarta

Rilis
LPS Pertahankan Tingkat Bunga Penjaminan

LPS Pertahankan Tingkat Bunga Penjaminan

Whats New
Belum Lunas, Utang Lapindo ke Negara Mencapai Rp 2,23 Triliun

Belum Lunas, Utang Lapindo ke Negara Mencapai Rp 2,23 Triliun

Whats New
Nilai Ekspor Kopi Jawa Barat Baru 40 Juta Dollar AS, BI: Potensinya Bisa Lebih Besar

Nilai Ekspor Kopi Jawa Barat Baru 40 Juta Dollar AS, BI: Potensinya Bisa Lebih Besar

Whats New
Kembangkan Kerja Sama Sektor Energi, UGM Gandeng Subholding Gas Pertamina

Kembangkan Kerja Sama Sektor Energi, UGM Gandeng Subholding Gas Pertamina

Rilis
Pemerintah Terapkan DMO dan DPO Minyak Goreng, YLKI: Kenapa Tidak dari Kemarin-Kemarin?

Pemerintah Terapkan DMO dan DPO Minyak Goreng, YLKI: Kenapa Tidak dari Kemarin-Kemarin?

Whats New
Indonesia Siap Sampaikan Komitmen Jadi Pusat Produksi Vaksin Global di Pertemuan G20

Indonesia Siap Sampaikan Komitmen Jadi Pusat Produksi Vaksin Global di Pertemuan G20

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.