Angkasa Pura Logistik dan Pelita Air Service Teken Kerja Sama Sewa Pesawat

Kompas.com - 21/01/2020, 20:43 WIB
Angkasa Pura Logistik dan Pelita Air Service menandatangani kerja sama dalam penyewaan pesawat Dok. Angkasa Pura LogistikAngkasa Pura Logistik dan Pelita Air Service menandatangani kerja sama dalam penyewaan pesawat

JAKARTA, KOMPAS.com - Anak perusahaan PT Angkasa Pura I (Persero), PT Angkasa Pura Logistik, menandatangani kerja sama sewa pesawat dengan PT Pelita Air Service.

Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Utama PT Angkasa Pura Logistik Danny P. Thaharsyah dengan PLT Direktur Utama PT Pelita Air Service Muhammad Priadi.

Direktur Utama PT Angkasa Pura I (Persero) Faik Fahmi mengatakan, kerjasama dilakukan guna mendukung peningkatan konektivitas dan distribusi barang ke berbagai wilayah di Indonesia dan bisnis kargo udara Angkasa Pura Logistik.

Apalagi, pengembangan bisnis kargo udara merupakan salah satu program strategis Angkasa Pura I pada 2020 ini.

"Hal itu ditunjukkan salah satunya melalui kerja sama sewa pesawat antara Angkasa Pura Logistik dengan Pelita Air Service dalam rangka mengembangkan bisnis air freight Angkasa Pura Logistik," kata Faik Fahmi dalam siaran pers, Selasa (21/1/2020).

Sementara itu, Direktur Utama PT Angkasa Pura Logistik Danny P. Thaharsyah mengatakan, pihaknya percaya Pelita Air Service dapat memberikan pelayanan jasa angkutan udara karena pengalamannya.

"Sebagai perusahaan maskapai yang telah beroperasi sejak 1970-an dan berpengalaman sebagai pemegang air operator certificate Boeing dan ATR, kami percaya Pelita Air Service dapat memberikan pelayanan," ungkap dia.

Sebagai informasi, pengembangan adjacent business oleh anak perusahaan memang merupakan salah satu strategi bisnis Angkasa Pura I untuk meningkatkan pertumbuhan pendapatan, utamanya pendapatan non-aeronautika.

Mordor Intelligence Report 2019 mengungkap, proyeksi peningkatan bisnis air freight di Indonesia yang sebesar 110 persen pada 2018-2024 akan bertumbuh.

Perkiraan pertumbuhan CAGR (2019-2024) diprediksi sebesar 13,12 persen dengan volume pasar air freight pada 2018 sebesar 9,2 miliar dollar AS. Valuasinya pun diprediksi meningkat mencapai 19,3 miliar dollar AS pada 2024.

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X