Sosok Elisa Lumbantoruan, dari Bos Lahan Parkir ke Komisaris Garuda

Kompas.com - 22/01/2020, 16:41 WIB
President Director & CEO ISS Indonesia Elisa Lumbantoruan dan pegawainya, Karlina yang bertugas sebagai cleaning service, Rabu (11/5/2016). Jessi Carina President Director & CEO ISS Indonesia Elisa Lumbantoruan dan pegawainya, Karlina yang bertugas sebagai cleaning service, Rabu (11/5/2016).

JAKARTA, KOMPAS.com - Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk yang digelar Rabu (22/1/2020), resmi mendapuk Elisa Lumbantoruan sebagai komisaris perusahaan.

Elisa sebenarnya bukan wajah baru di Garuda. Dia pernah menjabat sebagai Direktur Pemasaran dan Penjualan Garuda di antara tahun 2010 dan 2013.

Pasca pensiun dari Garuda di era Menteri BUMN Dahlan Iskan, dia lantas merapat ke PT ISS Indonesia, perusahaan jaringan pengelola parkir dan penyedia tenaga kerja outsourching asal Denmark.

Pria asal Siborong-borong, Tapanuli Utara ini merupakan jebolan Jurusan Matematika Institut Teknologi Bandung (ITB).

Beberapa jabatan mentereng lain yang pernah diembannya yakni menjadi Direktur Utama PT Hewlett Packard Indonesia, Komisaris Independen PT Indosat Tbk dan PT XL Axiata Tbk.

Dikutip dari Kontan, Elisa mengungkapkan, setelah dirinya berhenti dari direksi Garuda Indonesia, pada Juni 2013, ada seorang headhunter yang menawari dirinya untuk bergabung di ISS.

Baca juga: Yenny Wahid, Mantan Wartawan yang Jadi Komisaris Garuda

"Waktu itu saya bilang, saya tidak pernah tahu perusahaan ISS, saya juga tidak pernah dengar, saya mau break dulu," tutur Elisa.

Namun, tak berapa lama kemudian, Elisa malah mendapat tawaran dari sahabatnya untuk menjadi advisor di sebuah perusahaan gula rafinasi.

"Saya dapat gaji besar di sana, tetapi kok gak banyak kerjanya, ya sudah saya menjadi Direktur HRD di sana, perusahaan ini bagus, sudah membangun perkebunan tebu seluas 5 hektare dari yang direncanakan 25 hektare. Investasinya mencapai 100 juta dollar AS," kata dia.

Namun, lagi-lagi, headhunter yang sama menghubungi Elisa kembali, mereka meminta Elisa untuk bertemu dengan CEO ISS Holding yang kebetulan datang ke Indonesia pada awal 2015 lalu.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X