Rayakan Imlek, Ancol Beri Diskon Tiket Atlantis hingga 31 Januari 2020

Kompas.com - 25/01/2020, 08:08 WIB
Dragon Race, wahana seluncur di Atlantis Water Adventure, Ancol.  Dok. Taman Impian Jaya AncolDragon Race, wahana seluncur di Atlantis Water Adventure, Ancol.

JAKARTA, KOMPAS.com - Taman Impian Jaya Ancol memberikan promo tiket masuk wahana Atlantis dalam rangka menyambut Tahun Baru Imlek 2020.

Kali ini, Ancol memberikan promo berupa potongan harga tiket yang hampir mencapai 50 persen.

Mengutip laman resmi Ancol, Sabtu (25/1/2020), Atlantis akan menyediakan 2 jenis harga tiket spesial, yakni sebesar Rp 55.000 dari sebelumnya Rp 99.000 untuk hari biasa dan Rp 75.000 dari sebelumnya Rp 145.000 untuk akhir pekan.

Baca juga: Ancol Bagikan Dividen Rp 84,79 Miliar

Tiket promo ini hanya bisa dibeli melalui website resmi Ancol sejak 20 sampai 31 Januari 2020.

Setelah membeli tiket promo, Anda akan mendapatkan e-voucher yang bisa ditukarkan kapan saja, hingga 29 Februari 2020.

Kendati demikian, e-voucher tidak bisa ditukarkan untuk kedatangan di tanggal 25 dan 26 Januari 2020. Pada periode ini, Atlantis hanya menyediakan tiket dengan harga premium high season.

Apabila tertarik, Anda bisa langsung mengakses Ancol.com. Di website tersebut Anda tinggal memilih 'Atlantis Promo Cuan Imlek'.

Setelah itu, Anda tinggal memilih tanggal dan menentukan jumlah tiket yang diinginkan.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gelontorkan Rp 500 Miliar, JBio Bangun Pabrik Biofarmasi dan Vaksin Modern

Gelontorkan Rp 500 Miliar, JBio Bangun Pabrik Biofarmasi dan Vaksin Modern

Whats New
Begini Cara Pesan Vaksin Covid-19 secara Mandiri

Begini Cara Pesan Vaksin Covid-19 secara Mandiri

Whats New
Menimbang Untung Rugi Indonesia dalam Perjanjian Perdagangan Asean

Menimbang Untung Rugi Indonesia dalam Perjanjian Perdagangan Asean

Whats New
Ekonomi Digital Tumbuh di Tengah Pandemi, Kini Asia Tenggara Punya 12 Startup Unicorn

Ekonomi Digital Tumbuh di Tengah Pandemi, Kini Asia Tenggara Punya 12 Startup Unicorn

Whats New
Ini Pinjol yang Terdaftar dan Berizin di OJK Per November 2020

Ini Pinjol yang Terdaftar dan Berizin di OJK Per November 2020

Whats New
ADB Beri Pinjaman Rp 8,46 Triliun ke PLN

ADB Beri Pinjaman Rp 8,46 Triliun ke PLN

Whats New
Erick Thohir Beberkan Alasan Pemerintah Tidak Pilih Vaksin Covid-19 Pfizher dan Moderna

Erick Thohir Beberkan Alasan Pemerintah Tidak Pilih Vaksin Covid-19 Pfizher dan Moderna

Whats New
Antisipasi Wabah DBD selama Pandemi, Enesis Grup Berikan Bantuan untuk Masyarakat Jawa Barat

Antisipasi Wabah DBD selama Pandemi, Enesis Grup Berikan Bantuan untuk Masyarakat Jawa Barat

Rilis
Survei Kemnaker: 88 Persen Perusahaan Terdampak Pandemi Covid-19

Survei Kemnaker: 88 Persen Perusahaan Terdampak Pandemi Covid-19

Whats New
Bantu Pulihkan Ekonomi, PGN Salurkan Gas ke PT Pupuk Kujang Cikampek

Bantu Pulihkan Ekonomi, PGN Salurkan Gas ke PT Pupuk Kujang Cikampek

Whats New
Erick Thohir Sebut Ada Kelompok Masyarakat yang Menolak Divaksin Covid-19

Erick Thohir Sebut Ada Kelompok Masyarakat yang Menolak Divaksin Covid-19

Whats New
Erick Thohir: UU Cipta Kerja Lahir untuk Dobrak Stagnasi Perekonomian RI

Erick Thohir: UU Cipta Kerja Lahir untuk Dobrak Stagnasi Perekonomian RI

Whats New
Saat Pandemi, Suntikan Dana ke Sektor Digital RI Capai 2,8 Miliar Dollar AS

Saat Pandemi, Suntikan Dana ke Sektor Digital RI Capai 2,8 Miliar Dollar AS

Whats New
Erick Thohir: 2,56 Juta Orang Kehilangan Pekerjaan Akibat Pandemi Covid-19

Erick Thohir: 2,56 Juta Orang Kehilangan Pekerjaan Akibat Pandemi Covid-19

Whats New
Pemerintah Kantongi Rp 10 Triliun Hasil Lelang Sukuk Negara

Pemerintah Kantongi Rp 10 Triliun Hasil Lelang Sukuk Negara

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X