Dibuka Melemah, Rupiah Terdorong Sentimen Pelemahan Ekonomi China

Kompas.com - 19/02/2020, 08:58 WIB
Ilustrasi rupiah ShutterstockIlustrasi rupiah
Penulis Kiki Safitri
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS pada pembukaan perdagangan di pasar spot pada Rabu (19/2/2020) kembali mengalami pelemahan.

Mengutip data Bloomberg pada pukul 08.10 WIB, rupiah dibuka pada level Rp 13.708 per dollar AS atau melemah 14 poin sebesar 0,10 persen dibandingkan penutupan Selasa Rp 13.694 per dollar AS.

Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra mengatakan sepanjang hari ini rupiah akan terdorong sentimen kekhawatiran investor akan pelemahan ekonomi China.

Baca juga: Banjir Baja Impor Asal China, Korporasi Dalam Negeri Kelimpungan

"Kekhawatiran akan perlambatan ekonomi China karena virus corona kelihatannya masih berlanjut hari ini dan mendorong peralihan ke aset aman," kata Ariston kepada Kompas.com.

Peralihan tersebut tentunya akan mendorong harga emas melejit ke angka 1.605 per dollar AS per ons dan mempengaruhi pergerakan rupiah.

"Rupiah bisa tertekan hari ini mengikuti sentimen tersebut," jelasnya.

Saat ini pasar masih terus mengikuti perkembangan virus corona, namun kemunculan berita positif yang menunjukkan berkurangnya orang yang terjangkit virus corona dinilai bisa mendorong penguatan aset berisiko lagi.

Ariston memproyeksikan rupiah hari ini akan bergerak pada kisaran Rp 13.680 per dollar AS sampai dengan Rp 13.730 per dollar AS.

Baca juga: [POPULER MONEY] Mengenang Ashraf Sinclair dan Kegigihannya di Dunia Bisnis

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X