Indeks Saham AS Anjlok Hampir 10 Persen, Terburuk Sejak 1987

Kompas.com - 13/03/2020, 08:14 WIB
Bursa saham New York atau New York Stock Exchange Thinkstockphotos.comBursa saham New York atau New York Stock Exchange

Meskipun sempat dihentikan, nyatanya indeks Dow Jones terus mencatatkan penurunan kinerja. Berdasarkan data FactSet yang digunakan oleh CNBC, kemerosotan terburuk Dow Jones pada 2008 bahkan tak separah perdagangan hari ini.

Tidak banyak instrumen investasi yang kebal terhadap dampak virus corona. Indeks dengan kapitalisasi pasar yang lebih kecil seperti Russel 2000 bahkan terperosok hingga 11 persen. Harga emas pun jatuh, hal yang sama juga terjadi di emas.

"Kita menghadapi resesi global," ujar Chief Economic Allianz Mohamed EL Erian.

Baca juga: Redam Dampak Corona, Trump Bakal Pangkas Pajak Penghasilan hingga Beri Insentif Industri

"Setelah yang terjadi dalam beberapa hari belakangan, kita akan melihat ekonomi yang terhenti kian meluas. Masalah yang muncul akibat perkeonomian yang tiba-tiba, tak mudah untuk memulainya kembali," ujar dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Halaman:


Sumber CNBC
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.