Tangani Virus Corona, Faisal Basri Minta Indonesia Belajar dari Negara Lain

Kompas.com - 16/03/2020, 11:09 WIB
Ekonom Senior Indef, Faisal Basri usai ditemui di Kongkow Bisnis Pas FM, Jakarta, Rabu (20/11/2019). KOMPAS.com/ADE MIRANTI KARUNIA SARIEkonom Senior Indef, Faisal Basri usai ditemui di Kongkow Bisnis Pas FM, Jakarta, Rabu (20/11/2019).

Faisal menambahkan, tim yang dibentuk tersebut, harus menyusun langkah-langkah untuk melibatkan seluruh elemen masyarakat demi untuk membatasi penyebaran wabah. Setiap hari tim memutakhirkan data yang terinci dan akurat.

Karena keterbukaan informasi yang kredibel adalah salah satu kunci keberhasilan mengatasi desas-desus dan kesimpangsiuran.

"Jika setiap hari masyarakat memperoleh informasi tentang kemajuan dalam memerangi coronavirus, maka akan terjaga kepercayaan masyarakat kepada pemerintah dan segala langkah yang ditempuhnya," katanya.

Dia pun berharap bahwa dalam kondisi negara saat ini yang membutuhkan kebersamaan, Jokowi mencabut RUU Omnibus Law. Pasalnya, setiap kebijakan berpotensi besar memicu ketegangan baru atau memecah belah berbagai elemen bangsa dan itu harus di kesampingkan dulu.

"Langkah nyata segera adalah menarik kembali rancangan undang-undang Omnibus Law Cipta Kerja. Bersama kita bisa," ujarnya.

Baca juga: Ada Corona, OJK Minta Industri Keuangan Lakukan Hal-hal Ini

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X