Driver Ojol Dapat Multivitamin hingga Edukasi Pencegahan Corona

Kompas.com - 22/03/2020, 19:44 WIB
Pengendara ojek online menerima paket makanan, multivitamin dan hand sanitizer Dokumen Grab-Human Initiative Pengendara ojek online menerima paket makanan, multivitamin dan hand sanitizer

JAKARTA, KOMPAS.com - Human Initiative menyalurkan paket makanan, multivitamin, hand sanitizer serta edukasi pencegahan virus corona (Covid-19) kepada driver ojek online.

Pembagian paket makanan yang disertai edukasi tersebut menyasar 50 pengendara ojek online (ojol).

Adapun paket makanan yang diberikan kepada pengemudi ojol berisi beras, gula, minyak goreng, tepung dan kecap. 

“Saya sangat bersyukur sekali dengan pihak Human Initiative, yang punya visi dan mempunyai tanggung jawab yang sama. Mereka juga berpikir bahwa ini bukan saja masalah pemerintah, tetapi masalah kita bersama," ujar Head of GrabBike Indonesia, Richard Aditya melalui keterangan tertulisnya, Jakarta, Minggu (22/3/2020).

Baca juga: Redam Dampak Corona, Ini 5 Stimulus untuk Pelaku UMKM

Dalam kesempatan serupa, Senior General Manager Human Initiative, Aan Suherlan menjelaskan kepada pengendara ojek online bahwa sistem imun sangat menentukan kerentanan tubuh ketika terpapar virus.

Oleh kerana itu, Aan mengingatkan agar driver ojol untuk menjaga kesehatan sehingga dapat terhindar dari virus.

"Bisa saja, kita membawa virus yang menularkan kepada orang yang sistem imunnya sedang tidak baik. Dan kemudian inilah pentingnya bagi kita untuk menaati protokol yang telah dibuat saat beraktivitas," kata dia.

Baca juga: Dua Tips Mencegah Penyebaran Corona di Gerbang Tol Otomatis

Sementara itu, di Surabaya, Jawa Timur, ratusan pengendara ojek online yang biasa beroperasi di sekitar Terminal Purabaya, Surabaya, disemprot disinfektan, Sabtu (21/3/2020). Penyemprotan ini sebagai antisipasi penyebaran Covid-19 melalui angkutan daring tersebut.

Ada 500 lebih pengendara ojek online yang disemprot oleh tim dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jatim menyemprot seluruh tubuh pengendara dan motornya.

Usai penyemprotan, pengendara ojek online juga diberi masker. Penyemprotan terhadap ojek online, kata Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur, Nyono, karena mereka dianggap sangat rentan terinfeksi virus corona.

Baca juga: Ini 8 Prosedur Mencegah Penyebaran Corona di Tempat Usaha



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X