[POPULER DI KOMPASIANA] Belva Mundur Jadi Stafsus Presiden | Belajar "Tanpa Guru" | Pandemi Covid-19 di Jerman

Kompas.com - 25/04/2020, 14:39 WIB
Presiden Joko Widodo (keempat kiri) bersama staf khusus yang baru dari kalangan milenial (kiri ke kanan) CEO Amartha, Andi Taufan Garuda Putra, Perumus Gerakan Sabang Merauke Ayu Kartika Dewi, Pendiri Ruang Guru Adamas Belva Syah Devara, Peraih beasiswa kuliah di Oxford Billy Gracia Yosaphat Mambrasar, CEO dan Founder Creativepreneur Putri Indahsari Tanjung, Pendiri Thisable Enterprise Angkie Yudistia dan Mantan Ketua Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia/PMII Aminuddin Maruf ketika diperkenalkan di halaman tengah Istana Merdeka Jakarta, Kamis (21/11/2019). Ketujuh stafsus milenial tersebut mendapat tugas untuk memberi gagasan serta mengembangkan inovasi-inovasi di berbagai bidang. ANTARA FOTO/Wahyu Putro A/nz ANTARA FOTO/WAHYU PUTRO APresiden Joko Widodo (keempat kiri) bersama staf khusus yang baru dari kalangan milenial (kiri ke kanan) CEO Amartha, Andi Taufan Garuda Putra, Perumus Gerakan Sabang Merauke Ayu Kartika Dewi, Pendiri Ruang Guru Adamas Belva Syah Devara, Peraih beasiswa kuliah di Oxford Billy Gracia Yosaphat Mambrasar, CEO dan Founder Creativepreneur Putri Indahsari Tanjung, Pendiri Thisable Enterprise Angkie Yudistia dan Mantan Ketua Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia/PMII Aminuddin Maruf ketika diperkenalkan di halaman tengah Istana Merdeka Jakarta, Kamis (21/11/2019). Ketujuh stafsus milenial tersebut mendapat tugas untuk memberi gagasan serta mengembangkan inovasi-inovasi di berbagai bidang. ANTARA FOTO/Wahyu Putro A/nz

KOMPASIANA--Setelah menuai kritik dari banyak pihak, tanpa diduga, Belva Devara mengundurkan diri jadi Staf Khusus Presiden RI. Hal itu ditenggarai karena adanya masalah dugaan konflik kepentingan.

Kehadiran stafsus muda ini awalnya memang sebuah harapan: karena dianggap dapat membantu presiden dalam menjalankan program lima tahun ke depan.

Akan tetapi yang sedari awal sudah diingatkan publik, yakni mereka tidak diwajibkan mundur dari jabatan di perusahaannya.

Sampai akhirnya program Kartu Prakerja dimulai dan menimbulkan beragam pertanyaan ketika perusahaan yang dipimpin Belva melalui Skill Academy ditunjuk untuk menjalankan itu.

Selain kabar mengenai mundurnya Belva Devara, masih ada konten menarik lainnya seperti efisiensi belajar dari rumah di mana murid seakan belajar tanpa kehadiran guru hingga catatan bagaimana Jerman merespon pandemi covid-19.

Berikut 5 konten menarik dan terpopuler di Kompasiana dalam sepekan:

1. Belva Mundur, Sindiran bagi Menteri dan Stafsus Berkonflik Kepentingan

Kompasianer Bobby menilai, meskipun Ruang Guru memang startup yang layak terpilih sebagai mitra Kartu Prakerja, posisi Belva sebagai CEO Ruang Guru sekaligus staf khusus Presiden Joko Widodo menimbulkan konflik kepentingan yang tak terhindarkan.

Namun, ketika membaca unggahan Belva lewat akun Instagram miliknya, Kompasianer Bobby melihat ada upaya Belva untuk juga menyikapi keberadaan Ruang Guru sebagai salah satu mitra Kartu Prakerja.

Dimulai dari mundurnya Belva dari jabatan Stafsus, barulah Kompasianer Bobby ingin melebarkan pokok bahasan menjadi sindiran bagi sejumlah menteri dan stafsus Jokowi.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X