Ada 1 Juta Debitor Layak Restrukturisasi, Bank Mandiri Targetkan Akhir Juni Rampung

Kompas.com - 12/05/2020, 05:41 WIB
Direktur Utama Bank Mandiri, Royke Tumilaar bankmandiri.co.idDirektur Utama Bank Mandiri, Royke Tumilaar

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Utama Bank Mandiri Royke Tumilaar menyebutkan, terdapat 1 juta debitor bank pelat merah itu yang memenuhi kriteria untuk dilakukan restrukturisasi.

Kriteria itu mengacu pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) 11/POJ.03/2020 tentang Stimulus Perekonomian sebagai Kebijakan Countercyclical di tengah pandemi Covid-19 yakni debitur yang usaha terkena dampak perlambatan ekonomi.

"Sekarang proses restrukturisasi sudah mencapai 35 persen. Akhir Juni ditargetkan bisa selesai," ucap dia dalam video confence dengan Kompas Group, Senin (10/5/2020).

Baca juga: Erick Thohir: Bank-bank BUMN Telah Restrukturisasi 830.000 Debitor Terdampak Corona

Menurut dia, sebagian besar debitor tersebut merupakan UMKM dan ritel yang merupakan nasabah terbanyak dari sisi jumlah.

Sementara debitor korporasi jumlahnya sedikit. Pasalnya menurut Royke, krisis sekarang beda dengan yang sebelumnya. Saat ini banyak UMKM dan ritel yang terkena dampak pandemi Covid-19.

Sementara korporasi sedikit karena relatif mempunyai manajemen risiko yang lebih baik.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sementara itu Direktur Manajemen Risiko Bank Mandiri Siddik Badruddin menambahkan, pihaknya sudah berhasil melakukan restrukturisasi pada 180.000 debitor.

"Ada sekitar 800.000 lagi yang kami bantu untuk restrukturisasi," sebutnya.

Baca juga: Bank Mandiri Terbitkan Surat Utang Global Rp 7,5 Triliun



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ekonom: Industri Sawit Salah Satu Penopang Ekonomi RI di Tengah Pandemi

Ekonom: Industri Sawit Salah Satu Penopang Ekonomi RI di Tengah Pandemi

Whats New
Pegawai Microsoft Harus Sudah Vaksin Covid-19 Untuk Kembali WFO

Pegawai Microsoft Harus Sudah Vaksin Covid-19 Untuk Kembali WFO

Whats New
Greysia-Apriyani dan Pelatihnya Bakal Dapat Tabungan Reksa Dana Rp 300 Juta dari OVO-Bareksa

Greysia-Apriyani dan Pelatihnya Bakal Dapat Tabungan Reksa Dana Rp 300 Juta dari OVO-Bareksa

Whats New
Akidi Tio, Apriyani Rahayu, dan Greysia Polii

Akidi Tio, Apriyani Rahayu, dan Greysia Polii

Whats New
Bentuk Cinta pada Keluarga, Ini Pentingnya Memiliki Asuransi di Masa Pandemi

Bentuk Cinta pada Keluarga, Ini Pentingnya Memiliki Asuransi di Masa Pandemi

BrandzView
Mengenal Lebih Dekat Apa Itu Inflasi Sekaligus Jenis dan Penyebabnya

Mengenal Lebih Dekat Apa Itu Inflasi Sekaligus Jenis dan Penyebabnya

Whats New
Proyek PLTA Kayan Ditarget Rampung 2024, Pembebasan Lahan Dikebut

Proyek PLTA Kayan Ditarget Rampung 2024, Pembebasan Lahan Dikebut

Rilis
Selama 2021, Industri Sawit Diperkirakan Terus Bertumbuh

Selama 2021, Industri Sawit Diperkirakan Terus Bertumbuh

Whats New
Update Syarat Penerbangan Lion Air Grup, Hanya Penumpang di Atas 12 Tahun yang Boleh Terbang

Update Syarat Penerbangan Lion Air Grup, Hanya Penumpang di Atas 12 Tahun yang Boleh Terbang

Whats New
Semester I-2021, Prodia Kantongi Laba Bersih Rp 301,02 Miliar

Semester I-2021, Prodia Kantongi Laba Bersih Rp 301,02 Miliar

Rilis
Sri Mulyani Beberkan 4 Strategi RI Keluar dari Middle Income Trap

Sri Mulyani Beberkan 4 Strategi RI Keluar dari Middle Income Trap

Whats New
Bersiap Terbang, Super Air Jet Gandeng DDSM Jual Voucher Tes Covid-19

Bersiap Terbang, Super Air Jet Gandeng DDSM Jual Voucher Tes Covid-19

Whats New
Turut Terdampak Pandemi, Pengusaha Produk Tembakau Minta Insentif ke Pemerintah

Turut Terdampak Pandemi, Pengusaha Produk Tembakau Minta Insentif ke Pemerintah

Rilis
Penyaluran Kredit Naik, OJK Yakin Pertumbuhan Ekonomi Bisa 7 Persen

Penyaluran Kredit Naik, OJK Yakin Pertumbuhan Ekonomi Bisa 7 Persen

Whats New
Pendaftaran Vaksin Covid Online dari Handphone

Pendaftaran Vaksin Covid Online dari Handphone

Work Smart
komentar di artikel lainnya
Close Ads X