Kompas.com - 13/05/2020, 11:32 WIB
Menteri Sosial Juliari Peter Batubara dalam konferensi pers di Graha BNPB, Kamis (2/4/2020). DOKUMENTASI BNPBMenteri Sosial Juliari Peter Batubara dalam konferensi pers di Graha BNPB, Kamis (2/4/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah mengakui penyaluran bantuan sosial untuk penanganan dampak ekonomi Covid-19 belum optimal.

Masih terdapat tumpang tindih penerima bansos. Selain itu juga ada masyarakat terdampak Covid-19 yang belum menerima bansos dari pemerintah.

"Kami sadar tahap pertama masih ada kekurangan, ada data yang tumpang tindih, tahap kedua dengan koordinasi lebih baik bisa teratasi lebih baik," ujar Menteri Sosial Juliari Batubara saat mendampingi Presiden Joko Widodo meninjau penyaluran bansos di Kantor Pos Bogor, seperti dikutip Kontan.co.id, Rabu (13/5/2020).

Juliari bilang data akan diperbaiki dengan koordinasi dengan pemerintah daerah. Sebelumnya data telah masuk keseluruhan, namun ada daerah yang menarik kembali untuk perbaikan data.

Baca juga: Bappenas: Saat Ada Bansos, Pemda Bilang Jumlah Orang Miskin Bertambah

Pemerintah pusat terbuka untuk perbaikan data dari pemerintah daerah. Hal itu dilakukan agar bansos bisa tepat sasaran untuk masyarakat.

"Kami komunikasikan agar apabila ada warga terdampak yang perlu dibantu tapi belum mendapat di tahap pertama tolong dimasukkan tahap kedua," terang Juliari.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Juliari menyampaikan, pemerintah akan mengakomodasi data tambahan tersebut. Sebelmnya Jokowi juga menegaskan pemerintah memiliki cadangan untuk memberikan bansos untuk tambahan pada tahap kedua. (Abdul Basith | Herlina Kartika Dewi)

Baca juga: Saling Tumpang Tindih, Ini Macam-macam Bansos di Era Jokowi

Artikel ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul: Akui penyaluran bansos tumpang tindih, Mensos janjikan tahap kedua akan lebih baik

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.