Catat, Jadwal Operasional KRL dan Transjakarta Selama 2 Hari Lebaran

Kompas.com - 24/05/2020, 09:25 WIB
Petugas beraktivitas di Stasiun Tangerang, Banten, Sabtu (18/4/2020). Kementerian Perhubungan memutuskan tidak memberhentikan sementara kegiatan operasional KRL Jabodetabek saat PSBB melainkan hanya membatasi jumlah penumpang di KRL. ANTARA FOTO/FAUZANPetugas beraktivitas di Stasiun Tangerang, Banten, Sabtu (18/4/2020). Kementerian Perhubungan memutuskan tidak memberhentikan sementara kegiatan operasional KRL Jabodetabek saat PSBB melainkan hanya membatasi jumlah penumpang di KRL.

JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Kementerian Perhubungan menyatakan transportasi publik di Jabodetabek yakni KRL dan Transjakarta tetap beroperasi, namun jam operasionalnya dibatasi.

"Transportasi di Jabodetabek pada Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriah tetap berjalan dengan pembatasan," kata Kepala Humas BPTJ Budi Raharjo dari keterangan resminya seperti dikutip Minggu (24/5/2020).

Operasional KRL pada hari pertama dan kedua Lebaran sama, dengan jam operasi pada pukul 05.00 - 08.00 WIB dan sore hari pada pukul 16.00 - 18.00 WIB.

Lalu untuk operasional Transjakarta ditetapkan pada pukul 10.00 - 18.00 WIB di hari pertama Lebaran, dan pukul 05.00 - 19.00 WIB di hari kedua Lebaran.

Baca juga: Selama Ramadhan, E-Commerce Genjot Penjualan

Sementara itu waktu operasional angkutan umum regular di Bodetabek (di luar DKI Jakarta) tetap sama seperti di awal penerapan PSBB yaitu pada pukul 06.00-19.00 WIB.

“Setiap orang atau pelaku usaha yang memiliki kegiatan dalam kriteria pengecualian yang hendak memanfaatkan layanan angkutan umum massal pada waktu-waktu tersebut," jelas Budi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Diharapkan untuk dapat menyesuaikan jadwal serta senantiasa mengakses informasi melalui akun-akun resmi media sosial masing-masing operator angkutan umum massal,” kata dia lagi.

Budi mengatakan pengoperasian kendaraan umum saat Lebaran hanya ditujukan untuk memfasilitasi kegiatan yang dikecualikan dalam PSBB. Sektor usaha yang dikecualikan dalam PSBB ialah kesehatan, energi, komunikasi, keuangan, industri strategis dan pertahanan, serta keamanan.

Baca juga: China Gelontorkan 500 Miliar Dollar AS untuk Stimulus Ekonomi

BPTJ mengimbau masyarakat tidak menggunakan kendaraan umum dan lebih memilih merayakan Lebaran di rumah masing-masing.

BPTJ meminta masyarakat tidak melakukan silaturahmi ke tempat famili alias mudik lokal. Kegiatan tersebut sangat berpotensi menularkan Covid-19.

Perlu juga diketahui bahwa penerapan protokol kesehatan berupa pembatasan jumlah penumpang dan penerapan physical distancing berupa pengaturan tempat duduk tetap berlaku.
Adapun jumlah penumpang kendaraan pribadi dan angkutan umum maksimal 50 persen dari kapasitas penumpang, sedangkan untuk kereta api perkotaan (KRL) maksimal 35 persen.

Baca juga: Tak Bisa Mudik Lebaran, Tetap Jalin Silaturahim dengan Kirim Paket Spesial

BPTJ juga menyambut baik beberapa pemerintah daerah (Pemda) di Jabodetabek yang telah menyatakan akan mengantisipasi kegiatan mudik lokal di wilayahnya masing-masing. Pemda tersebut adalah Pemprov DKI Jakarta, Pemkot Bekasi, Pemkab Bogor dan Pemkot Depok.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Guru Honorer Juga Bakal Terima Bantuan Subsidi Gaji Rp 1 Juta

Guru Honorer Juga Bakal Terima Bantuan Subsidi Gaji Rp 1 Juta

Whats New
Kemenhub Gencarkan Vaksinasi di Pelabuhan untuk Warga Sekitar

Kemenhub Gencarkan Vaksinasi di Pelabuhan untuk Warga Sekitar

Whats New
Mengenal PT Hansen, Produsen Ivermectin yang Dikaitkan dengan Moeldoko

Mengenal PT Hansen, Produsen Ivermectin yang Dikaitkan dengan Moeldoko

Whats New
Simak, BI Buka Lowongan Seleksi Pendidikan Calon Pegawai Muda

Simak, BI Buka Lowongan Seleksi Pendidikan Calon Pegawai Muda

Whats New
Apa Itu Diversifikasi: Definisi, Manfaat, dan Contohnya

Apa Itu Diversifikasi: Definisi, Manfaat, dan Contohnya

Whats New
Ini Penjelasan PLN soal Surat 'Ancaman' Pemutusan Listrik Rumah Lukman Sardi

Ini Penjelasan PLN soal Surat "Ancaman" Pemutusan Listrik Rumah Lukman Sardi

Whats New
Ada Perbedaan dengan Tahun 2020, Kemenaker Sosialisasikan BSU Tahun 2021 kepada Kadisnaker

Ada Perbedaan dengan Tahun 2020, Kemenaker Sosialisasikan BSU Tahun 2021 kepada Kadisnaker

Rilis
Sandiaga Uno Targetkan Vaksinasi 95 Persen Pelaku Sektor Parekraf

Sandiaga Uno Targetkan Vaksinasi 95 Persen Pelaku Sektor Parekraf

Whats New
CPNS 2021: Pelamar Formasi Putra-putri Papua di BPIP Masih Kosong

CPNS 2021: Pelamar Formasi Putra-putri Papua di BPIP Masih Kosong

Whats New
Ini Cara Cek Penerima Diskon Tarif Listrik PLN

Ini Cara Cek Penerima Diskon Tarif Listrik PLN

Whats New
Turun Rp 3.000, Simak Rincian Harga Emas Antam Hari Ini

Turun Rp 3.000, Simak Rincian Harga Emas Antam Hari Ini

Whats New
Subsidi Gaji 2021, BP Jamsostek Siapkan Data Calon Penerima

Subsidi Gaji 2021, BP Jamsostek Siapkan Data Calon Penerima

Whats New
Luhut Minta 4 Provinsi Buat Laporan Khusus Penyebab Tingginya Kematian akibat Covid-19

Luhut Minta 4 Provinsi Buat Laporan Khusus Penyebab Tingginya Kematian akibat Covid-19

Whats New
Hadirkan Tayangan Anak Berkualitas, IndiHome Luncurkan IndiKids Tepat di Hari Anak Nasional

Hadirkan Tayangan Anak Berkualitas, IndiHome Luncurkan IndiKids Tepat di Hari Anak Nasional

Whats New
Indonesia-Malaysia Bahas 7 Poin Penting Terkait Sistem Penempatan Pekerja Migran

Indonesia-Malaysia Bahas 7 Poin Penting Terkait Sistem Penempatan Pekerja Migran

Rilis
komentar di artikel lainnya
Close Ads X