BNI Syariah Raih Laba Bersih Rp 214 Miliar pada Kuartal l 2020

Kompas.com - 28/05/2020, 17:03 WIB
Logo BNI Syariah. KOMPAS.com/PrimusLogo BNI Syariah.

JAKARTA, KOMPAS.com – PT Bank BNI Syariah mencatatkan laba bersih kuartal I tahun 2020 sebesar Rp 214 miliar. 

Angka ini naik 58,1 persen dibandingkan dengan periode sama tahun lalu sebesar Rp 135 miliar.

"Memang secara bottom line dampak Covid-19 ini belum terasa, tapi kami sudah mengantisipasi di kuartal-kuartal berikutnya, tentu dampak ini terasa secara bisnis dan kualitas aset. Ya mudah-mudahan dampak ini bisa kita minimize sampai akhir tahun kita bisa making profit,” kata Direktur Utama BNI Syariah Abdullah Firman Wibowo dalam konferensi pers virtual, Kamis (28/5/2020).

Baca juga: Libur Lebaran 2020, BNI Syariah Siapkan Uang Tunai Rp 2,1 Triliun

Abdullah juga menyebutkan, BNI Syariah mencatatkan kenaikan realisasi penyaluran pembiayaan, yakni Rp 32,32 triliun dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 29,4 triliun.

Penyaluran pembiayaan pada segmen tertinggi yakni pada pembiayaan konsumer, yang naik 48,6 persen secara tahunan (year on year/yoy) menjadi Rp 15,71 triliun, sedangkan periode sebelumnya mencapai Rp 14,2 triliun.

Sementara itu, pembiayaan komersial bertumbuh 24,8 persen (yoy) dengan nilai pembiayaan Rp 8 triliun, sedangkan tahun lalu Rp 6,6 triliun.

Untuk pembiayaan mikro, realisasi pada kuartal I 2020 mencapai Rp 5,1 triliun atau naik 15,9 persen dari periode sama tahun lalu.

Baca juga: BNI Syariah Galang Dana Bangun RS Kontainer untuk Pasien Corona

BNI Syariah melaporkan rasio pembiayaan bermasalah (NPF) tercatat pada level 3,80 persen atau mengalami kenaikan dibanding periode sama tahun lalu yang mencapai 3,33 persen.

“NPF ini terus terang saja kondisi sulit ini ada peningkatan, kita berusaha semaksimal mungkin me-manage paling tidak bisa di bawah 4 persen,” tambah Abdullah.

Sementara itu, BNI Syariah melakukan efisiensi dengan baik yang ditunjukkan melalui rasio biaya operasional (BOPO) tahun ini, yang tercatat 76,53 persen.

“Artinya, kita memang betul-betul bisa menjaga efisiensi. Strategi ini cukup membuahkan hasil di mana CASA (Current Account Saving Account) kita naik dan menekan Cost of Fund kita sehingga dari sisi yield bisa di-manage secara memadai,” ujar Abdullah.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Maskapai Minta Pemerintah Gulirkan Beragam Insentif Secepatnya

Maskapai Minta Pemerintah Gulirkan Beragam Insentif Secepatnya

Whats New
Kesempatan UMKM untuk Ikut Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah Makin Terbuka

Kesempatan UMKM untuk Ikut Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah Makin Terbuka

Whats New
Penyelundupan Benur Marak, KKP Lepasliarkan Lagi Ribuan Benih Lobster

Penyelundupan Benur Marak, KKP Lepasliarkan Lagi Ribuan Benih Lobster

Whats New
Investor Pemula, Hati-hati Fenomena 'Pompom' Saham

Investor Pemula, Hati-hati Fenomena "Pompom" Saham

Whats New
Berapa Proporsi Investasi Emas yang Ideal untuk Karyawan?

Berapa Proporsi Investasi Emas yang Ideal untuk Karyawan?

Earn Smart
Ingin Jajan Enak Tanpa Takut Boros? Manfaatkan Promo 3.3 Pesta Cashback ShopeePay

Ingin Jajan Enak Tanpa Takut Boros? Manfaatkan Promo 3.3 Pesta Cashback ShopeePay

Whats New
[POPULER DI KOMPASIANA] Pamer Gaji di Media Sosial | Netizen Indonesia Tidak Sopan | Menghindari dan Mengatasi FOMO

[POPULER DI KOMPASIANA] Pamer Gaji di Media Sosial | Netizen Indonesia Tidak Sopan | Menghindari dan Mengatasi FOMO

Rilis
BCA Imbau Ganti Kartu ATM Magnetic Stripe ke Chip Secepatnya

BCA Imbau Ganti Kartu ATM Magnetic Stripe ke Chip Secepatnya

Whats New
Selama Pandemi, Warung Mitra Bukalapak Meningkat 4 Juta Pelapak

Selama Pandemi, Warung Mitra Bukalapak Meningkat 4 Juta Pelapak

Whats New
Pamer Cupang, Erick Thohir Teringat Masa Awal Coba Berbisnis

Pamer Cupang, Erick Thohir Teringat Masa Awal Coba Berbisnis

Whats New
Gandeng BRI, TaniFund Siapkan Dana Rp 200 Miliar untuk Petani dan UMKM

Gandeng BRI, TaniFund Siapkan Dana Rp 200 Miliar untuk Petani dan UMKM

Rilis
Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 13 Mau Dibuka, Jangan Lupa Persiapannya

Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 13 Mau Dibuka, Jangan Lupa Persiapannya

Whats New
Bayar Biaya Nikah KUA Bisa Via Bukalapak, Simak Caranya

Bayar Biaya Nikah KUA Bisa Via Bukalapak, Simak Caranya

Whats New
Hati-hati Terjebak Skema Money Game seperti Vtube dan TikTok Cash

Hati-hati Terjebak Skema Money Game seperti Vtube dan TikTok Cash

Earn Smart
Resmi, Ini Cara Dapat Diskon PPnBM Mobil dari Sri Mulyani

Resmi, Ini Cara Dapat Diskon PPnBM Mobil dari Sri Mulyani

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X