Kekayaan Miliarder AS Melonjak Rp 7.968 Triliun dalam Hampir 3 Bulan

Kompas.com - 05/06/2020, 08:18 WIB
CEO Facebook Mark Zuckerberg saat memberikan kesaksian di depan senat atas skandal kebocoran data pengguna Facebook oleh Cambridge Analytica. Brendan Smialowski / AFPCEO Facebook Mark Zuckerberg saat memberikan kesaksian di depan senat atas skandal kebocoran data pengguna Facebook oleh Cambridge Analytica.

NEW YORK, KOMPAS.com - Menurut laporan yang diterbitkan Institute for Policy Studies (IPS), kekayaan para miliarder AS melonjak hampir 19 persen atau setengah triliun dollar AS lebih sejak pandemi Covid-19.

Para miliarder itu termasuk pendiri Amazon sekaligus orang terkaya di dunia Jeff Bezos, CEO Facebook Mark Zuckerberg, dan CEO Tesla Elon Musk.

Selama 11 minggu sejak 18 Maret ketika AS mulai memberlakukan penguncian wilayah (lockdown), kekayaan miliarder ini melonjak lebih dari 565 miliar dollar AS atau setara sekira Rp 7.968 triliun (kurs Rp 14.104 per dollar AS).

Baca juga: Kekayaan Miliarder AS Melonjak Rp 6.000 Triliun

Tapi di sisi lain, 42,6 juta pekerja di AS justru mengajukan tunjangan pengangguran.

“Statistik ini mengingatkan kita bahwa kita lebih terpecah secara ekonomi dan ras dalam beberapa dekade,” kata salah satu penulis laporan, Chuck Collins, dikutip dari Reuters, Jumat (5/6/2020).

Lebih lanjut selama periode lockdown 11 minggu itu, kekayaan Bezos melonjak sekitar 36,2 miliar dollar AS sementara kekayaan Mark Zuckerberg melonjak sekitar 30,1 miliar dollar AS.

Selain itu, nilai kekayaan Elon Musk juga naik 14,1 miliar dollar AS dalam kurun waktu yang sama. 

Baca juga: Kekayaan Jack Ma Lenyap Rp 22 Triliun, Mengapa?

"Bahkan pekan lalu kami melihat kekayaan miliarder AS melonjak 79 miliar dollar AS," papar laporan itu.




Sumber Reuters
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

2021, Bank Bukopin Ganti Nama Jadi Bank KB Bukopin

2021, Bank Bukopin Ganti Nama Jadi Bank KB Bukopin

Whats New
Besok, Pemerintah Lelang SUN Maksimal Rp 40 Triliun

Besok, Pemerintah Lelang SUN Maksimal Rp 40 Triliun

Earn Smart
Menhub: Bakal Ada Kota Baru Dekat Pelabuhan Patimban bernama 'Kota Rebana'

Menhub: Bakal Ada Kota Baru Dekat Pelabuhan Patimban bernama "Kota Rebana"

Whats New
Bahas Antisipasi Banjir, Luhut Wanti-wanti soal Klaster Baru Covid-19

Bahas Antisipasi Banjir, Luhut Wanti-wanti soal Klaster Baru Covid-19

Whats New
Patimban Mulai Beroperasi Desember 2020, Menhub Ingin Ekspor yang Lebih Besar

Patimban Mulai Beroperasi Desember 2020, Menhub Ingin Ekspor yang Lebih Besar

Whats New
Realisasi Anggaran Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Capai Rp 431,54 Triliun

Realisasi Anggaran Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Capai Rp 431,54 Triliun

Whats New
Ada Lonjakan Kasus Covid-19, Erick Thohir Minta Masyarakat Tak Lengah

Ada Lonjakan Kasus Covid-19, Erick Thohir Minta Masyarakat Tak Lengah

Whats New
MenkopUKM Tekankan 3 Hal Dorong UMKM 'Go Digital', Apa Saja?

MenkopUKM Tekankan 3 Hal Dorong UMKM "Go Digital", Apa Saja?

Whats New
Dukung Pemerintah, Enesis Group Luncurkan Kampanye #EnesisSafeTravel

Dukung Pemerintah, Enesis Group Luncurkan Kampanye #EnesisSafeTravel

Rilis
IHSG dan Rupiah Terjun Bebas di Akhir November

IHSG dan Rupiah Terjun Bebas di Akhir November

Whats New
Pasar Keuangan Optimistis Skenario Vaksin Covid-19 Pulihkan Ekonomi Tahun 2021

Pasar Keuangan Optimistis Skenario Vaksin Covid-19 Pulihkan Ekonomi Tahun 2021

Whats New
Walhi Nilai Perpres Percepatan Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional Bisa Rugikan Lingkungan Hingga Negara

Walhi Nilai Perpres Percepatan Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional Bisa Rugikan Lingkungan Hingga Negara

Whats New
Usaha Logistik AirAsia Siap Bantu Distribusi Vaksin Covid-19

Usaha Logistik AirAsia Siap Bantu Distribusi Vaksin Covid-19

Rilis
Masih Belum Terima Subsidi Gaji dari Pemerintah? Ini Cara Mengadukannya

Masih Belum Terima Subsidi Gaji dari Pemerintah? Ini Cara Mengadukannya

Whats New
Mentan Sebut Tanaman 'Janda Bolong' Diminati di AS dan Eropa

Mentan Sebut Tanaman "Janda Bolong" Diminati di AS dan Eropa

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X