Debat dengan Rizal Ramli, Pihak Luhut Minta Hal yang Setimpal

Kompas.com - 10/06/2020, 21:02 WIB
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan ketika mengadakan rapat koordinasi virtual bersama kementerian dan lembaga terkait jelang era normal baru, Jakarta, Rabu (3/6/2020). Dokumentasi Humas Kemenko Kemaritiman dan InvestasiMenteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan ketika mengadakan rapat koordinasi virtual bersama kementerian dan lembaga terkait jelang era normal baru, Jakarta, Rabu (3/6/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Juru Bicara Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Jodi Mahardi mengatakan, pihaknya meminta hal yang setimpal kepada ekonom Rizal Ramli dalam debat mengenai utang luar negeri Indonesia.

Menurut Jodi, tawaran Rizal Ramli yang tidak akan mengkritik kabinet pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) masih kurang sepadan dengan apa yang diminta kepada Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan.

"Terus, kalau di sini dituntut mundur, di sana apa yang setimpal? Masa cuma berhenti mengkritik? Harus yang bombastis juga dong," ujar Jodi kepada Kompas.com, Rabu (10/6/2020).

Baca juga: Luhut Siap Berdebat Lawan Rizal Ramli soal Utang Luar Negeri, Besok

Jodi juga mengatakan, permintaan Rizal Ramli untuk menghadirkan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam debat tidak akan diikuti.

"Ya, masa kami juga harus ngaturin semua tuntutannya, ngumpulin satu kabinet, kan pada sibuk. Emangnya enggak ada kerjaan," ketusnya.

Sebelumnya, Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menantang pengkritik utang negara untuk bertatap muka dengannya. Luhut mengaku ingin berbincang terkait penambahan utang negara selama pandemi virus corona atau Covid-19.

"Jadi kalau ada yang mengkritik kami, sini saya juga pengin ketemu. Jadi jangan di media sosial saja. Nanti ketemu kami, ngomong," ujarnya melalui diskusi virtual, Jakarta, Selasa (2/6/2020).

Menjawab tantangan tersebut, Rizal Ramli menyatakan kesiapannya untuk meladeni tantangan Luhut dalam berdebat soal utang negara. Bahkan, Rizal Ramli pun menyebutkan, jika dirinya kalah dalam debat maka dia tidak akan mengkritik pemerintah lagi.

Sementara jika Rizal Ramli memenangkan perdebatan yang akan berlangsung esok hari (11/6/2020), dia minta semua tim kabinet pemerintahan di bidang ekonomi untuk mundur.

Baca juga: Garuda Dapat Perpanjangan Masa Pembayaran Utang 500 Juta Dollar AS



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X