Hutama Karya Butuh Rp 51 Triliun untuk Bangun 771 Km Tol Trans-Sumatera

Kompas.com - 24/06/2020, 14:36 WIB
Volume trafik menjelang dan selama Idul Fitri 2020 mengalami penurunan dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dok. Hutama KaryaVolume trafik menjelang dan selama Idul Fitri 2020 mengalami penurunan dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Utama PT Hutama Karya (Persero) Budi Harto memperkirakan pihaknya masih membutuhkan penyertaan modal negara ( PMN) sebesar 51 triliun untuk membangun 771 kilometer Jalan Tol Trans-Sumatera (JTTS).

Saat ini, Hutama Karya Baru mengoperasikan Jalan Tol Trans-Sumatera sepanjang 364 km. Nantinya, Jalan Tol Trans-Sumatera akan menyambungkan Aceh hingga Lampung sepanjang 2.765 kilometer.

“Hutama Karya saat ini sedang menyelesaikan konstruksi pembangunan JTTS sepanjang 771 km dengan kebutuhan PMN Rp 51 triliun lagi,” ujar Budi saat rapat kerja dengan Komisi VI DPR RI, Rabu (24/6/2020).

Baca juga: Bangun Tol Trans-Sumatera, Hutama Karya Baru Bebas dari Suntikan Dana di 2035

Budi menambahkan, ruas tol tersebut tersebar dari Pekanbaru hingga ke Dumai. Diperkirakan, pengerjaan fisiknya baru rampung pada 2022.

“Kami rencanakan selesai akhir 2022 sehingga awal 2023 nanti kita bisa mengoperasikan 1.155 km,” kata Budi.

JTTS merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) yang pembangunannya menjadi prioritas Pemerintah Indonesia.

Sebelumnya, pemerintah telah menyetujui untuk memberikan suntikan berupa PMN kepada Hutama Karya pada tahun 2020 sebesar Rp 3,5 triliun.

Namun, rencananya PMN tersebut ditambah sebesar Rp 7,5 triliun. Dengan begitu, pada 2020 ini Hutama Karya akan mendapat PMN sebesar Rp 11 triliun.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X