Bank Dunia: Jangan Lupakan Peran Swasta dalam Proyek Tol

Kompas.com - 25/06/2020, 17:07 WIB
 Ilustrasi Tol Cipali saat dipakai pemudik musim lebaran 2019 KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG Ilustrasi Tol Cipali saat dipakai pemudik musim lebaran 2019

JAKARTA, KOMPAS.com - Bank Dunia menilai, mengandalkan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk membangun jalan bebas hambatan (jalan tol) bukanlah strategi yang efisien.

Adapun saat ini, PT Jasa Marga (Persero) Tbk tetap menjadi pemain dominan yang mengoperasikan setengah dari semua jalan tol, meski pemerintah dalam beberapa tahun terakhir telah menggunakan sistem skema KPS.

"Meskipun mengandalkan BUMN telah berkontribusi melampaui target BPJT, ini mungkin bukan pilihan yang paling efisien untuk membangun 4. 218 KM yang kontraknya belum ditugaskan," kata Senior Transport Specialist World Bank, Elena Chesheva dalam konferensi video, Kamis (25/6/2020).

Baca juga: Ada 15 Jalan Tol Baru yang Akan Diresmikan di 2020

Sebab kata Chesheva, dalam banyak kasus, proyek-proyek yang ditugaskan pada BUMN memerlukan dukungan pemerintah untuk mencapai vialibitas pada saat pelaksanaan proyek, atau mempertahankan vialibitas selama pengoperasian konsensi

Selain itu, sebagian besar BUMN yang mampu mengambil konsesi jalan baru sudah sangat terbebani (leveraged) dan mungkin tak memiliki kapasitas untuk meningkatkan lebih banyak saham atau utang tanpa subsidi dari pemerintah.

Akibatnya, akan meningkatkan risiko fiskal dari kewajiban kontijensi. Memang, rasio kewajiban terhadap ekuitas (LE) BUMN telah meningkat dan lebih dari 2 kali lipat rasio LE rata-rata perusahaan swasta.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Perencanaan, persiapan, dan pengemasan proyek yang tidak memadai, kurangnya kapasitas pendanaan yang andal, serta ketidakpastian lainnya mungkin telah mengurangi minat dari calon peserta lelang sektor swasta," papar Chesheva.

Baca juga: Dapat Suntikan Rp 7,5 Triliun, Hutama Karya Akan Bangun 2 Ruas Tol di Trans-Sumatera

Untuk itu Bank Dunia menyarankan pemerintah harus mengambil langkah-langkah untuk meningkatkan investasi sektor swasta dalam pembangunan jalan tol.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X