AP I Sediakan Galeri untuk Tampung 600 UMKM di Bandara YIA

Kompas.com - 26/06/2020, 12:46 WIB
Artwork atau karya seni memenuhi semua sisi Bandar Udara Yogyakarta International Airport (YIA). Bentuknya ada diorama, relief hingga patung. Semuanya menunjukkan Yogyakarta. KOMPAS.COM/DANI JULIUSArtwork atau karya seni memenuhi semua sisi Bandar Udara Yogyakarta International Airport (YIA). Bentuknya ada diorama, relief hingga patung. Semuanya menunjukkan Yogyakarta.

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Angkasa Pura I (Persero) menyediakan galeri seluas 1.513 meter persegi untuk merangkul sekitar 300 sampai 600 UMKM di Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) di Kulon Progo.

Hal tersebut dilakukan sebagai perwujudan peran BUMN untuk berkontribusi terhadap perkembangan perekonomian.

“Galeri UMKM di YIA bernama Pasar Kota Gede yang juga merupakan area khusus UMKM terbesar di Indonesia. Pasar Kota Gede di YIA melibatkan tidak hanya pelaku UMKM di Yogyakarta, tapi juga Magelang, Purworejo, Klaten, dan daerah lain di Jawa Tengah," ujar Direktur Utama Angkasa Pura I Faik Fahmi dalam keterangan tertulisnya, Jumat (26/6/2020).

Baca juga: AP I: Besok Bandara YIA Beroperasi, 135 Penerbangan Bakal Beroperasi

Galeri UMKM di Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) yang terdapat di terminal keberangkatan domestik.

Di lokasi tersebut menampilkan berbagai gerai produk batik, produk olahan coklat, batik kayu, produk olahan aloe vera, jamu herbal, dan makanan khas lokal lainnya.

Selain di YIA, Angkasa Pura I juga memiliki galeri bagi UMKM di Bandara Ahmad Yani Semarang.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Galeri UMKM di Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang ini beroperasi mulai pukul 05.00 hingga 22.00 WIB di mana terdapat sekitar 70 UMKM yang menjadi mitra galeri dengan 748 jenis produk.

Galeri ini dilengkapi dengan anjungan monitor layar sentuh dengan konten e-commerce Jawa Tengah Sadewa G-2 Market yang memberikan informasi katalog produk unggulan di Jateng.

Baca juga: Bandara YIA Beroperasi 29 Maret, Kemenhub Beri Subsidi Tarif Damri di Dua Shelter ini

Terdapat lima zona dalam galeri ini yaitu zona pakaian yang berisi batik, tenun, bordir, kain lukis, mukena, kerudung dan syal.

Zona kedua yang berisi aksesoris yang menjual aneka ragam kerajinan tangan berupa tas wanita, topi, dekorasi rumah, mainan anak tradisional, dan sejenisnya.

Zona ketiga yang merupakan zona makanan kemasan; zona food and  beverages yang menjual roti bekatul, mie ongkok instan, seduhan kopi dan coklat bubuk yang bisa langsung dinikmati, serta zona activity corner yang merupakan tempat pertunjukan seperti demo membatik, kain lukis, sajian kopi, tarian tradisional, dan lainnya.

“Angkasa Pura I senantiasa berkomitmen untuk turut serta memajukan perekonomian daerah. Salah satunya upayanya adalah dengan memberikan peluang bagi pelaku UMKM dalam mempromosikan dan memperluas pangsa pasar bagi produk-produknya melalui keberadaan galeri UMKM di bandara-bandara Angkasa Pura I," kata Faik.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kejaksaan RI Buka 4.148 Formasi CPNS 2021, Begini Rinciannya

Kejaksaan RI Buka 4.148 Formasi CPNS 2021, Begini Rinciannya

Whats New
Menteri Investasi Akui Keberpihakan Pemerintah ke UMKM Belum Maksimal

Menteri Investasi Akui Keberpihakan Pemerintah ke UMKM Belum Maksimal

Whats New
Pelamar CPNS 2021 Dipastikan Gugur Jika Lakukan Ini Saat Mendaftar

Pelamar CPNS 2021 Dipastikan Gugur Jika Lakukan Ini Saat Mendaftar

Whats New
Soal PPN Sekolah, Kemenkeu Janji Tidak Akan Sebabkan Rakyat Susah Akses Pendidikan

Soal PPN Sekolah, Kemenkeu Janji Tidak Akan Sebabkan Rakyat Susah Akses Pendidikan

Whats New
PPnBM Mobil Didiskon tapi Sembako Akan Dipajaki, Begini Kata Ditjen Pajak

PPnBM Mobil Didiskon tapi Sembako Akan Dipajaki, Begini Kata Ditjen Pajak

Whats New
PT Adalah Perseroan Terbatas: Pengertian, Jenis, dan Pendiriannya

PT Adalah Perseroan Terbatas: Pengertian, Jenis, dan Pendiriannya

Whats New
Ini Sektor-sektor yang Siap Melakukan Ekspansi Bisnis

Ini Sektor-sektor yang Siap Melakukan Ekspansi Bisnis

Whats New
Punya Potensi Menjanjikan, Arsjad Rasjid Ajak Stakeholders Garap Aspal Buton untuk Indonesia

Punya Potensi Menjanjikan, Arsjad Rasjid Ajak Stakeholders Garap Aspal Buton untuk Indonesia

Rilis
Jaminan Keamanan Digital Jadi Aspek Penting Untuk Jaga Kepercayaan Konsumen

Jaminan Keamanan Digital Jadi Aspek Penting Untuk Jaga Kepercayaan Konsumen

Rilis
Apa Itu Komisaris: Pengertian, Tugas, Gaji, dan Wewenangnya

Apa Itu Komisaris: Pengertian, Tugas, Gaji, dan Wewenangnya

Whats New
BPK Buka 1.320 Formasi untuk CPNS 2021, Simak Rincian Berikut

BPK Buka 1.320 Formasi untuk CPNS 2021, Simak Rincian Berikut

Whats New
Cerita Penjual Sepeda yang Turunkan Harga karena Permintaan Melandai

Cerita Penjual Sepeda yang Turunkan Harga karena Permintaan Melandai

Whats New
Komisaris Pelindo I Sebut Pihak-pihak yang Kerap Terlibat Pungli di Pelabuhan

Komisaris Pelindo I Sebut Pihak-pihak yang Kerap Terlibat Pungli di Pelabuhan

Whats New
Simak, Bocoran Kemenkeu Soal Ciri-ciri Sekolah yang Bakal Kena PPN

Simak, Bocoran Kemenkeu Soal Ciri-ciri Sekolah yang Bakal Kena PPN

Whats New
Pertamina International Shipping Raup Laba Bersih  Rp 1,19 Triliun Sepanjang 2020

Pertamina International Shipping Raup Laba Bersih Rp 1,19 Triliun Sepanjang 2020

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X