Kompas.com - 03/07/2020, 08:08 WIB
Toko Kampung Souvenir di Denpasar, Bali. KOMPAS.com/Nabilla TashandraToko Kampung Souvenir di Denpasar, Bali.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pandemi Covid-19 sangat memukul banyak sektor khususnya pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Oleh sebab itu, para pelaku UMKM harus memiliki berbagai cara untuk bisa bertahan.

Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah dengan memanfaatkan platform digital. Apalagi pandemi membuat banyak masyarakat yang memenuhi kebutuhannya dengan cara berbelanja secara online.

Baca juga: UMKM, Kini Ada Pusat Konsultasi di Gedung Smesco

Hal ini pun dilakukan oleh salah satu pelaku UMKM asal Bali yang menjual pernak-pernik yaitu Kampung Souvenir.

Joko Purnomo, pemilik Kampung Souvernir mengaku usaha yang ia jalani selama 11 tahun ini sangat terpukul akibat dari mewabahnya pandemi Covid-19.

Apalagi semenjak diberlakukannya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) oleh pemerintah di daerahnya, membuat ia harus mempercepat penutupan toko offline-nya atau bahkan menutupnya karena tidak ada pelanggan yang datang.

"Normalnya itu buka dari pukul 08.00 WIB sampai pukul 23.00 WIB, tapi semenjak ada PSBB toko menjadi sepi, bahkan tidak ada pengunjung. Jadi saat ini pun toko dibuka mulai dari pukul 08.00 WIB hingga pukul 18.00 WIB," ujarnya saat dihubungi Kompas.com, Kamis (2/7/2020).

Joko juga mengatakan akibat dari sepinya pengunjung membuat omzet yang ia dapatkan mau tak mau harus ikut terimbas. Ia menyebut untuk omzetnya saat ini, menurun sebesar 80 persen.

Baca juga: Riset: Pendapatan UMKM Bakal Naik 160 Persen Jika Jualan via Online

Bahkan yang biasanya mendekati bulan Ramadhan penjualannya naik, kini selama ada pandemi justru sebaliknya.

"Biasanya banyak yang membeli oleh-oleh untuk mereka mudik, tapi karena ada larangan mudik pembeli pun benar-benar sepi," katanya.

Namun Joko tidak tinggal diam, ia bersama dengan timnya mencoba untuk berinovasi dengan memanfaatkan digitalisasi. Mereka pun sepakat untuk bergabung di platform e-commerce Shopee untuk melakukan penjualan.

Selama bergabung dan berjualan di Shopee, penjualannya mulai merangkak naik. Apalagi semenjak barang yang dia jual dirubah, membuat banyak pembeli yang tertarik untuk membeli.

"Bersama dengan tim cek di marketplace Shopee saya diberitahukan untuk mengubah fokus usaha saya dan menyesuaikan kebutuhan apa yang dicari masyarakat. Biasanya produk yang saya jual itu produk mukena Bali, gamis khas Bali dan tas rotan tapi semua produk ini tidak laku makanya sekarang yang saya jual itu adalah produk untuk kebutuhan setiap hari yaitu baju daster Bali," jelasnya.

Baca juga: Ini yang Membuat UMKM Sulit Terjun ke Platform Digital

Saat ini pun produk daster Bali ini, banyak diincar masyarakat.

Joko juga menyebutkan semenjak melakukan penjualan secara online, transaksi yang berhasil ia dapatkan pun meningkat hampir 90 persen.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Contoh Surat Perjanjian Jual Beli Tanah Bermeterai

Contoh Surat Perjanjian Jual Beli Tanah Bermeterai

Whats New
Hadiri Changi Aviation Summit 2022, Menhub Akan Bahas Kebangkitan Industri Penerbangan Indonesia

Hadiri Changi Aviation Summit 2022, Menhub Akan Bahas Kebangkitan Industri Penerbangan Indonesia

Rilis
Bitcoin, Dogecoin, dan Ethereum Masih Lesu, Cek Harga Kripto Hari Ini

Bitcoin, Dogecoin, dan Ethereum Masih Lesu, Cek Harga Kripto Hari Ini

Whats New
Rincian Harga Emas Hari Ini di Pegadaian, dari 0,5 Gram hingga 1 Kg

Rincian Harga Emas Hari Ini di Pegadaian, dari 0,5 Gram hingga 1 Kg

Spend Smart
Tips Aman Berinvestasi Bitcoin di Platform Exchange

Tips Aman Berinvestasi Bitcoin di Platform Exchange

BrandzView
Beda Gaya Berpakaian Elon Musk Temui Jokowi, Luhut, dan PM India

Beda Gaya Berpakaian Elon Musk Temui Jokowi, Luhut, dan PM India

Whats New
IHSG Bakal Menguat Hari Ini, Simak Rekomendasi Sahamnya

IHSG Bakal Menguat Hari Ini, Simak Rekomendasi Sahamnya

Whats New
Petani Sawit Bakal Geruduk Istana dan Kantor Airlangga, Ini Tuntutannya

Petani Sawit Bakal Geruduk Istana dan Kantor Airlangga, Ini Tuntutannya

Whats New
Jadwal Baru KA Pangrango Bogor-Sukabumi Mulai Hari Ini

Jadwal Baru KA Pangrango Bogor-Sukabumi Mulai Hari Ini

Whats New
Wall Street Mayoritas Merah, Saham Twitter dan Tesla Rontok

Wall Street Mayoritas Merah, Saham Twitter dan Tesla Rontok

Whats New
Perkembangan UMKM Sektor Jasa Konstruksi di Masa Pandemi

Perkembangan UMKM Sektor Jasa Konstruksi di Masa Pandemi

Whats New
Mengenal Tabungan Emas, Produk Pegadaian yang Digugat Rp 322,5 Miliar

Mengenal Tabungan Emas, Produk Pegadaian yang Digugat Rp 322,5 Miliar

Whats New
7 Paket Pembangunan Jalan di Borobudur Senilai Rp 357 Miliar Selesai

7 Paket Pembangunan Jalan di Borobudur Senilai Rp 357 Miliar Selesai

Rilis
[POPULER MONEY] Pegadaian Digugat Rp 322 Miliar Gara-gara Tabungan Emas | Petani Sawit Bakal Geruduk Kantor Airlangga hingga Istana Negara

[POPULER MONEY] Pegadaian Digugat Rp 322 Miliar Gara-gara Tabungan Emas | Petani Sawit Bakal Geruduk Kantor Airlangga hingga Istana Negara

Whats New
Soal Rencana Kenaikan Harga Pertalite hingga Tarif Listrik, Ini Kata Ekonom

Soal Rencana Kenaikan Harga Pertalite hingga Tarif Listrik, Ini Kata Ekonom

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.