Bos BKPM Sebut Sudah Realisasikan Investasi Mangkrak Rp 410 Triliun

Kompas.com - 13/07/2020, 14:02 WIB
Kepala BKPM, Bahlil Lahadalia usai mengikuti rapat koordinasi di Kantor Kemenko Kemaritiman dan Investasi, Jakarta, Senin (24/2/2020). KOMPAS.com/ADE MIRANTI KARUNIA SARIKepala BKPM, Bahlil Lahadalia usai mengikuti rapat koordinasi di Kantor Kemenko Kemaritiman dan Investasi, Jakarta, Senin (24/2/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menyatakan, sampai dengan Juni 2020 sudah merealisasikan investasi yang sebelumnya mangkrak senilai Rp 410 triliun.

Kepala BKPM Bahlil Lahadalia mengatakan, realisasi tersebut setara dengan 58 persen total investasi mangkrak, yakni sebesar Rp 708 triliun.

"Sejak Oktober (2019) sampai Juni kemarin, dari Rp 708 triliun (investasi mangkrak) sudah tereksekusi Rp 410 triliun. Lebih dari 50 persen," katanya dalam sebuah diskusi virtual, Senin (13/7/2020).

Baca juga: Soal Hambatan Investasi, Kepala BKPM Pernah Bersahabat dengan Hantu

Lebih lanjut Bahlil memaparkan, perusahaan yang telah selesai difasilitasinya adalah Rosneft senilai Rp 211,9 triliun, Lotte Chemical senilai Rp 61,2 triliun, Vale dengan nilai investasi Rp 39,2 triliun, dan Hyundai dengan nilai investasi Rp 21,7 triliun.

Kemudian ada Tanjung Jati Power Rp 14 triliun, Nindya Karya Rp 9,5 triliun, Tenaga Listrik Bengkulu 5,2 triliun, Galempa Sejahtera Bersama Rp 2 triliun, Masdar Rp 1,8 triliun, Minahasa Cahaya Lestari Rp 1,8 triliun, Sumber Mutiara Indah Perdana Rp 1,8 trilin, Malindo Feedmill Rp 1,1 triliun, dan lain-lain Rp 1,4 triliun.

Menurut Bahlil, mangkraknya realisasi investasi diakibatkan oleh tiga hal utama. Pertama, yakni adanya alokasi sektoral.

"Kedua memang ada tumpang tindih antara gubernur, bupati, wali kota, dan pusat," katanya.

Baca juga: Proyek Mangkrak Dihidupkan untuk Tarik Investor Asing

Terakhir, masih adanya oknum-oknum yang menghambat realisasi investasi di lapangan. Hal tersebut mengakibatkan pelaku usaha terhambat untuk menanamkan modalnya di Indonesia.

"Judul utamanya hantu, ada hantu berdasi dan hantu tidak berdasi," ujarnya.

Padahal, Bahlil menilai investasi-investasi yang sudah mangkrak sejak 2 bahkan 7 tahun ini bisa diselesaikan dengan mudah.

"Contoh Hyundai. Hyundai 3 tahun enggak selesai-selesai. Padahal mintanya apa? Mintanya cuma tax holiday," ucap Bahlil.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

 Layanan KRL dan KA Lokal Tetap Beroperasi Saat Libur Lebaran, Simak Perubahannya

Layanan KRL dan KA Lokal Tetap Beroperasi Saat Libur Lebaran, Simak Perubahannya

Whats New
Bakal Merugi, Pengusaha Tolak Kebijakan Tutup Mal Selama Lebaran

Bakal Merugi, Pengusaha Tolak Kebijakan Tutup Mal Selama Lebaran

Whats New
Sarinah Go Global, Produk UMKM Bakal Mengisi 100 Gerai Bebas Bea

Sarinah Go Global, Produk UMKM Bakal Mengisi 100 Gerai Bebas Bea

Whats New
KKP Mulai Penyidikan Dua Kapal Berbendera Malaysia Yang Diduga Lakukan Ilegal Fishing di Selat Malaka

KKP Mulai Penyidikan Dua Kapal Berbendera Malaysia Yang Diduga Lakukan Ilegal Fishing di Selat Malaka

Whats New
Daripada Tarif PPN Naik, Pemerintah Dianggap Lebih Baik Naikkan Cukai Alkohol dan Rokok

Daripada Tarif PPN Naik, Pemerintah Dianggap Lebih Baik Naikkan Cukai Alkohol dan Rokok

Whats New
Sandiaga Uno Minta Pengelola Mall dan Restoran Patuhi Protokol CHSE

Sandiaga Uno Minta Pengelola Mall dan Restoran Patuhi Protokol CHSE

Whats New
Ekonom Perkirakan Dampak Kenaikan PPN Bisa Dorong Inflasi Jadi 3-4 Persen

Ekonom Perkirakan Dampak Kenaikan PPN Bisa Dorong Inflasi Jadi 3-4 Persen

Whats New
462.560 Kendaraan Tinggalkan Jabotabek via Tol pada 6-12 Mei 2021

462.560 Kendaraan Tinggalkan Jabotabek via Tol pada 6-12 Mei 2021

Whats New
PT Vale Indonesia Buka Lowongan Kerja, Ini Posisi dan Syaratnya

PT Vale Indonesia Buka Lowongan Kerja, Ini Posisi dan Syaratnya

Whats New
Ada Larangan Mudik, Omzet Penjualan di Rest Area Turun hingga 95 Persen

Ada Larangan Mudik, Omzet Penjualan di Rest Area Turun hingga 95 Persen

Whats New
Mudik Dilarang, Pusat Perbelanjaan Diramal Padat Pengunjung pada H+1 Lebaran

Mudik Dilarang, Pusat Perbelanjaan Diramal Padat Pengunjung pada H+1 Lebaran

Whats New
Kliring Berjangka Buka Lowongan untuk S1 Berbagai Jurusan, Ini Posisi yang Ditawarkan

Kliring Berjangka Buka Lowongan untuk S1 Berbagai Jurusan, Ini Posisi yang Ditawarkan

Whats New
Data IHSG Sepekan, Naik atau Turun?

Data IHSG Sepekan, Naik atau Turun?

Earn Smart
Manfaatkan Irigasi Perpompaan, Petani di Gowa Panen 3 Kali dalam Setahun

Manfaatkan Irigasi Perpompaan, Petani di Gowa Panen 3 Kali dalam Setahun

Rilis
Helikopter Polisi Dikerahkan Angkut Material Listrik

Helikopter Polisi Dikerahkan Angkut Material Listrik

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X