Soal IPO Subholding, Ahok: Kita Harap Masyarakat Bisa Miliki Pertamina

Kompas.com - 17/07/2020, 06:44 WIB
Komisaris Utama Pertamina Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok bersama DIrut Pertamina Nicke Widyawati  usai bertemu Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (9/10/2019). KOMPAS.com/IhsanuddinKomisaris Utama Pertamina Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok bersama DIrut Pertamina Nicke Widyawati usai bertemu Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (9/10/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Komisaris Utama PT Pertamina (Persero), Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, buka suara terkait restrukturisasi direksi dan pengukuhan subholding hulu yang dilakukan perseroan pada pertengahan bulan Juni lalu.

Ahok mengatakan, dengan pengukuhan subholding Pertamina dan rencana membawanya ke lantai bursa saham atau initial public offering (IPO), masyarakat akan dapat secara nyata menjadi pemegang saham subholding.

"Dengan ada subholding ini, kita harapkan masyarakat semua bisa berpartisipasi memiliki Pertamina," katanya, dalam video yang diunggah oleh Pertamina, Rabu (16/7/2020).

Baca juga: Dirut Pertamina: Kerja dengan Pak Ahok, Tak Lagi Bayar Endorse Mahal...

Lebih lanjut, Mantan Gubernur DKI Jakarta itu juga mengapresiasi langkah jajaran direksi yang memutuskan untuk melakukan restrukturisasi.

Hal tersebut dinilai sejalan dengan visi Kementerian BUMN, di bawah arahan Erick Thohir.

"Terima kasih atas kesediaan direksi bekerja sama dengan Dekom (dewan komisaris) untuk mengeksekusi apa yang diinginkan kementerian BUMN dalam melakukan reorganisasi dan restrukturisasi Pertamina," ujarnya.

Menurutnya, hal tersebut juga menunjukan kerja sama yang baik antara jajaran direksi dengan dewan komisaris.

Sebagai informasi, pada pertengahan bulan Juni lalu, Pertamina melakukan pengukuhan subholding hulu migas.

Baca juga: Tahun 2026, Pertamina Yakin Bisa Ekspor Solar

Rencananya, Pertamina akan melakukan IPO pada anak usaha yang tergabung dalam subholding hulu tersebut.

Selain melakukan pengukuhan subholding, Pertamina juga melakukan pemangkasan jumlah direksi, dari semula 11 menjadi hanya menyisakan 6 direksi.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X