Daftar 5 Proyek Mobil Nasional yang Berakhir Kegagalan

Kompas.com - 21/07/2020, 13:16 WIB
Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi saat menjajal mobil Esemka tipe Bima yang menjadi kendaraan operasional dinas pemerintahannya. Dok. Pemkot SemarangWali Kota Semarang, Hendrar Prihadi saat menjajal mobil Esemka tipe Bima yang menjadi kendaraan operasional dinas pemerintahannya.

Dilepas dengan harga antara Rp 45-50 juta saat itu, mobnas yang satu ini masuk kategori city car dengan mengusung kelebihan hemat energi. Namun hingga kini, mobil tersebut tak pernah lagi terdengar kabarnya.

3. Kancil

Kancil merupakan mobil yang dirintis sejak tahun 1999 oleh perusahaan swasta PT Karunia Abadi Niaga Citra Indonesia Lestari. Sesuai akronim pembuatnya, mobil ini dinamakan Kancil.

Dengan ukuran dimensinya yang kecil, Kancil sempat diharapkan jadi pengganti dari bajaj dan bemo tua di Jakarta. Proyek ini kemudian mandek lantaran tak lolos uji kelayakan di Kementerian Perhubungan.

4. Maleo

Maleo merupakan mobil nasional yang digagas mantan Menteri Riset dan Teknologi sekaligus Presiden ketiga Republik Indonesia, Bacharuddin Jusuf Habibie . Mobil ini rencananya akan dikembangkan bersama produsen otomotif asal Inggris, yaitu Rover.

Baca juga: Hendropriyono, Mobil Nasional, dan Keluarga

Cikal bakalnya dimulai pada tahun 1993, saat Rover mengirimkan contoh sedannya ke Indonesia untuk kemudian dipereteli dan dibangun kembali dengan komponen dalam negeri yang disokong sejumlah BUMN.

Proyek ini sendiri berakhir karena pendanaan proyek mobnas dialihkan ke proyek mobnas lain Timor yang dimiliki Tommy Soeharto. Nasib proyek ini semakin tenggelam setelah Orde Baru tumbang di tahun 1998.

5. Tawon

Tawon adalah merek mobil nasional besutan PT Super Gasindo Jaya. Dirintis sejak tahun 2012, mobil ini memperkenalkan diri sebagai mobil mini dengan kapasitas mesin hanya 650 cc dan diharapkan bersaing di pasar mobil LCGC.

Komponen mobil ini bahkan digadang-gadang merupakan mobil hasil kreasi pelajar sekolah menengah kejuruan (SMK) di bidang otomotif di Rangkasbitung Kabupaten Lebak. Sempat populer dan diharapkan bisa jadi mobil nasional, nasib Tawon juga tak lagi terdengar hingga saat ini.

Baca juga: Daftar 10 Negara Penghasil Batu Bara Terbesar Dunia, RI Urutan Berapa?

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.