Realisasi Belanja dan Pendapatan DKI Jakarta Paling Besar se-Indonesia

Kompas.com - 12/08/2020, 19:04 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memimpin upacara HUT DKI ke-439, di Balai Kota, Senin (22/6/2020) Dokumentasi Pemprov DKI JakartaGubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memimpin upacara HUT DKI ke-439, di Balai Kota, Senin (22/6/2020)

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melaporkan kinerja anggaran penerimaan dan belanja daerah (APBD).

Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kemendagri Mochamad Ardian Noervianto memaparkan, DKI Jakarta tercatat telah merealisasikan 54,06 persen dari alokasi belanjanya.

Provinsi yang dipimpin oleh Anies Baswedan itu mencatatkan realisasi belanja terbesar jika dibandingkan dengan provinsi lain di Indonesia.

Baca juga: Sri Mulyani Beri Piutang Rp 16,5 Triliun ke DKI dan Jabar

Di posisi berikutnya adalah Kalimatan Selatan dengan realisasi 52,49 persen, Sumatera Baret 51,88 persen, Sulawesi Selatan 50,25 persen, dan Gorontalo 48,81 persen.

Kelima daerah tersebut mencatatkan realisasi belanja APBD di atas rata-rata nasional, yakni 47,36 persen.

"Lima provinsi ini bisa didkatakan di atas rata-rata nasional, tentu dasar atas hal itu kami dari Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah memberi apresiasi bisa meraih realisasi di atas rata-rata nasional," jelas Ardian dalam video conference, Rabu (12/8/2020).

Dari sisi pendapatan, DKI Jakarta juga mencatatkan serapan terbesar, yakni sebesar 64,9 persen.

Posisi berikutnya adalah Sumatera Barat sebesar Rp 60,85 persen, DI Yogyakarta 58,35 persen, Kalimatan Tengah 57,76 persen dan Gorontalo 56,25 persen.

Adapun rata-rata serapan pendapatan daerah tingkat provinsi secara nasional sebesar 47,55 persen.

Baca juga: Jakarta Jadi Kota Termacet, Kerugian Capai Rp 65 Triliun Per Tahun

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X