Bank Indonesia Diprediksi Turunkan Suku Bunga Acuan 25 Bps

Kompas.com - 19/08/2020, 10:45 WIB
Logo Bank Indonesia (BI). KOMPAS.com/SAKINA RAKHMA DIAH SETIAWANLogo Bank Indonesia (BI).

Apalagi pada bulan Agustus, mata uang Garuda selalu melemah selama 16 tahun berturut-turut karena kenaikan musiman permintaan dolar untuk repatriasi dan pembayaran hutang luar negeri.

"Pada tahun ini tidak terkecuali. Bulan ini rupiah telah melemah 1,67 persen diperdagangkan pada 14.845 pada hari Selasa. Pengertian kami di sini adalah Bank Indonesia telah cukup nyaman dengan pergerakan mata uang, seperti yang ditunjukkan dengan melonjaknya cadangan devisa," ungkapnya.

Sementara itu, Chief Economist PT Bank Central Asia, David Sumual mengatakan, nilai tukar rupiah yang lemah memang menjadi faktor yang mungkin saja membuat BI menahan suku bunga.

Namun secara fundamental, rupiah masih cukup baik. Pelemahan dipengaruhi oleh kembali bergeraknya ekonomi karena adanya relaksasi Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

"Tapi saya pikir mereka (BI) akan menurunkan 25 bps. Harus lihat kondisi dan BI selama ini cukup pruden dan berhati-hati dalam mengambil kebijakan," tuturnya kepada Kompas.com.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X