Kompas.com - 24/08/2020, 08:10 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dalam sepekan ke diperkirakan akan bergerak di zona merah.  Pekan lalu, dalam perdagangan yang berlangsung hanya dua hari, IHSG berhasil menguat 0,75 persen pada level 5.272,81.

Direktur Anugerah Mega Investama Hans Kwee mengatakan, pekan ini IHSG masih dibayangi berbagai sentimen sentimen negatif. Di antaranya masih belum tercapainya kesepakan terkait stimulus fiskal jilid II AS antara partai Demokrat dan Republik, konflik AS dan China, serta kenaikan klaim pengangguran.

"Kami perkirakan IHSG sepekan berpeluang konsolidasi melemah. Pelaku pasar khawatir perundingan antara Demokrat dan Republik terkait RUU stimulus Fiskal untuk mengatasi krisis akibat Covid-19," kata Hans Minggu (23/8/2020).

Baca juga: 7 Istilah Pasar Saham Paling Dasar yang Perlu Diketahui (4)

Data Departemen Tenaga Kerja AS menunjukan klaim awal pengangguran mingguan AS meningkat menjadi 1,1 juta dan lebih tinggi dari harapan ekonom yakni 923.000. Tetapi jumlah klaim berkelanjutan atau orang yang menerima tunjangan pengangguran lebih dari dua pekan berturut - turut terus menunjukan penurunan.

Di sisi lain, konflik China dan Amerika Serikat terkait saham teknologi juga menjadi sentimen negatif pasar. Mulai dari Penjualan operasi aplikasi TikTok di Amerika hingga pembatasan terhadap Huawai untuk mendapatkan chip yang diproduksi dengan perangkat lunak dan teknologi Amerika Serikat.

Hans memproyeksikan IHSG akan bergerak pada level support 5.218 sampai dengan 5.119 dan resistance pada level 5.327 sampai dengan 5.400.

Adapun rekomendasi teknikal dari tiga perusahaan sekuritas untuk perdagangan di Bursa Efek Indonesia hari ini, antara lain :

1. Artha Sekuritas

CTRA rekomendasi buy 650 – 670, TP 700 – 720, stop loss <630.
MDKA rekomendasi buy 1.850 – 1.900, TP 2.000 – 2.050, Stop Loss 1.800
ASRI rekomendasi buy 130 – 135, TP 118 – 122, stop loss 115.

2. Anugerah Mega Investama

TLKM rekomendasi buy back jika break 3.120, TP 2.880 – 2.850, area sos pada level 3.060 - 3.000.
HMSP rekomendasi buy back jika break 1.840, TP 1.660 – 1.605, area sos di level 1.800 – 1.730.
DMAS rekomendasi buy back jika break 261, TP 224 – 206, area sos di level 256 – 236.

3. Panin Sekuritas

HMSP rekomendasi buy and hold >1.685, TP 1.800 sampai dengan 1.845.
SMRA rekomendasi on breakout 595, TP 635 sampai dengan 690, stop loss <550.
ULTJ rekomendasi buy 1.625 – 1.650, TP 1.700 sampai dengan 1.740, stop loss <1.600.

Baca juga: Mau Berburu Cuan? Simak Daftar Emiten yang Bakal Cum Dividen Pekan Ini

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pertamina NRE dan MDI Ventures Buka Peluang Pendanaan Startup Energi

Pertamina NRE dan MDI Ventures Buka Peluang Pendanaan Startup Energi

Rilis
Tenaga Kerja: Pengertian, Jenis, dan Contohnya

Tenaga Kerja: Pengertian, Jenis, dan Contohnya

Work Smart
Profil Nicke Widyawati, Wanita yang Dua Periode Jabat Posisi Dirut Pertamina

Profil Nicke Widyawati, Wanita yang Dua Periode Jabat Posisi Dirut Pertamina

Whats New
Memutus Rantai 'Generasi Sandwich' dengan Pengelolaan Keuangan yang Baik, Seperti Apa?

Memutus Rantai 'Generasi Sandwich' dengan Pengelolaan Keuangan yang Baik, Seperti Apa?

Whats New
HUB.ID Accelerator 2022, Ajang Kominfo Latih 'Startup' Buat 'Pitch Deck'

HUB.ID Accelerator 2022, Ajang Kominfo Latih "Startup" Buat "Pitch Deck"

Whats New
Cara Cek BSU Tahap 4 atau BLT Subsidi Gaji yang Cair Mulai Hari Ini

Cara Cek BSU Tahap 4 atau BLT Subsidi Gaji yang Cair Mulai Hari Ini

Whats New
Tragedi Stadion Kanjuruhan, Erick Thohir: Tidak Ada Sepak Bola Seharga Nyawa

Tragedi Stadion Kanjuruhan, Erick Thohir: Tidak Ada Sepak Bola Seharga Nyawa

Whats New
Gandeng Perusahaan Farmasi Inggris, Erick Thohir: Bio Farma Akan Kembangkan Obat Hemofilia

Gandeng Perusahaan Farmasi Inggris, Erick Thohir: Bio Farma Akan Kembangkan Obat Hemofilia

Whats New
Ini Kriteria Pemimpin Ideal Versi Sri Mulyani

Ini Kriteria Pemimpin Ideal Versi Sri Mulyani

Whats New
Kresna Life Minta Cabut Sanksi PKU, OJK: Berbahaya untuk Calon Nasabah Baru

Kresna Life Minta Cabut Sanksi PKU, OJK: Berbahaya untuk Calon Nasabah Baru

Whats New
Jadikan FABA Filler Pupuk NPK, Petrokimia Gresik Hemat Rp 7,4 Miliar

Jadikan FABA Filler Pupuk NPK, Petrokimia Gresik Hemat Rp 7,4 Miliar

Whats New
Inflasi Terus Meningkat, Mendagri: Memang Sudah Diprediksi...

Inflasi Terus Meningkat, Mendagri: Memang Sudah Diprediksi...

Whats New
OJK Sebut SWI Temukan 105 Pinjol Ilegal dan 18 Investasi Ilegal pada September 2022

OJK Sebut SWI Temukan 105 Pinjol Ilegal dan 18 Investasi Ilegal pada September 2022

Whats New
Pembangkit Batu Bara Beroperasi Lagi di Eropa, Harga Batu Bara Naik

Pembangkit Batu Bara Beroperasi Lagi di Eropa, Harga Batu Bara Naik

Whats New
Tren 'Startup' Gabungkan 'E-commerce' dan 'Online Travel Agent', Apa Manfaatnya?

Tren "Startup" Gabungkan "E-commerce" dan "Online Travel Agent", Apa Manfaatnya?

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.