Jelang Musim Tanam, Pupuk Kaltim Siapkan Urea Non-subsidi

Kompas.com - 31/08/2020, 12:16 WIB
Penyaluran pupuk bersubsidi di Provinsi Gorontalo dipastikan aman oleh PT Pupuk Kaltim, sebanyak 1.309 ton pupuk urea bersubsidi disalurakn ke sejumlah kabupaten di provinsi ini. KOMPAS.COM/ROSYID A AZHARPenyaluran pupuk bersubsidi di Provinsi Gorontalo dipastikan aman oleh PT Pupuk Kaltim, sebanyak 1.309 ton pupuk urea bersubsidi disalurakn ke sejumlah kabupaten di provinsi ini.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pupuk Kaltim menyiapkan pupuk urea non-subsidi merek Daun Buah di setiap distributor dan kios resmi di seluruh wilayah distribusi perseroan. Ini untuk mengantisipasi kelangkaan pupuk dan memenuhi kebutuhan petani jelang musim tanam.

Ketersediaan pasokan pupuk non subsidi dilakukan untuk mendukung masa tanam tetap berjalan lancar. Adapun Pupuk Kaltim telah menyalurkan 228.398 ton urea subsidi atau 98 persen dari alokasi 233.691 ton per 28 Agustus 2020.

Pupuk non subsidi menjadi alternatif bagi petani dalam memenuhi kebutuhan pupuk di masa musim tanam.

Baca juga: RUPSLB Pupuk Kaltim Rombak Jajaran Direksi dan Komisaris

Direktur Utama Pupuk Kaltim Rahmad Pribadi menyatakan, untuk musim tanam tahun 2020, selain menyalurkan urea bersubsidi, perseroan juga menyiapkan urea non-subsidi, yang bisa didapatkan petani sesuai kebutuhan.

Artinya, petani tidak harus mengacu pada aturan E-RDKK seperti pupuk subsidi, sehingga bisa diakses secara mandiri dengan jumlah yang diinginkan sesuai kebutuhan lahan.

"Bagi petani yang belum masuk E-RDKK, tetap bisa mendapatkan pupuk dari produk non subsidi, sesuai kebutuhan pemupukan lahan,” ujar Rahmad dalam keterangan tertulis, Senin (31/8/2020).

Menurut Rahmad, kandungan dan unsur produk non subsidi tidak kalah dengan urea subsidi, dengan pemakaian yang juga lebih hemat.

Kandungan nitrogen urea non-subsidi sangat cocok untuk membantu mempercepat pertumbuhan tanaman serta membuat daun menjadi lebih segar, hijau dan rimbun.

Baca juga: Pupuk Kaltim Jalin Kemitraan Terpadu dengan Petani

Dari sisi mutu, pupuk urea Daun Buah telah memiliki standar internasional dan bersertifikat SNI. Bahkan produk ini telah diekspor Pupuk Kaltim ke luar negeri.

“Jadi petani tidak perlu khawatir dengan urea non-subsidi Pupuk Kaltim, karena kualitasnya sangat baik,” ungkap Rahmad.

Pupuk Kaltim menyiapkan minimal 500 kilogram urea Daun Buah dan 500 kilogram pupuk NPK Pelangi non subsidi di setiap kios, sehingga masyarakat lebih mudah mendapatkan pupuk sesuai kebutuhan dan dapat memenuhi pemupukan berimbang yang diperlukan oleh petani.

 

Produk ini telah diujikan pada beberapa komoditas di berbagai daerah di Indonesia melalui Demonstration Plot (Demplot) pola pemupukan berimbang Pupuk Kaltim.

"Kami berharap ketersediaan pupuk urea Daun Buah bisa membantu petani mencukupi kebutuhan pupuk saat musim tanam,” lanjut Rahmad.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X