Analis: Investasi di Gojek Ciptakan Sumber Pendapatan Baru bagi Telkomsel

Kompas.com - 02/09/2020, 20:36 WIB
Jaringan sinyal 5G Telkomsel di ponsel Oppo. KOMPAS.com/Reska K. NistantoJaringan sinyal 5G Telkomsel di ponsel Oppo.

 

Langkah Telkom ini juga sejalan dengan rencana anak usahanya yaitu PT Telkomsel Indonesia untuk menginjeksikan modalnya di PT Karya Anak Bangsa ( Gojek).

"Masa pandemi ini justru menjadi momentum akselerasi digitalisasi, terutama pada bisnis mobile maupun fixed broadband IndiHome. Itu sebabnya rasio capex perusahaan tahun ini tetap 25 persen dari pendapatan," ungkap Direktur Keuangan Telkom Heri Supriadi dalam paparan publik akhir pekan lalu (27/8/2020).

Sampai semester I 2020 Telkom telah membelanjakan modalnya sebesar Rp 12 triliun. Dari jumlah itu sekitar 40 persen dialokasikan untuk memperkuat pengembangan bisnis mobile.

Baca juga: Pertengahan 2020, Pendapatan Konsolidasi Telkom Capai Rp 66,9 Triliun

Sementara 30 persen untuk meningkatkan kapasitas layanan dan jumlah pelanggan fixed broadband IndiHome. Dengan asumsi pendapatan tahun lalu sebesar Rp 135,36 triliun, maka alokasi capek Telkom berkisar diangka Rp 33,84 triliun (25 persen).

Direksi Telkom menyampaikan bahwa penguatan Telkomsel akan menjadi salah satu fokus Telkom ke depan. Hal ini sejalan dengan kontribusi Telkomsel yang semakin besar berkat kinerjanya yang tumbuh cepat di era digital.

Pada tahun 2019 trafik data Telkomsel tumbuh 53,6 persen. Dengan 171,1 juta pelanggan, pengguna mobile data Telkomsel mencapai 110,3 juta pelanggan.

Inilah yang mendorong pendapatan Telkomsel dari bisnis digital melambung 23,1 persen menjadi Rp 10,94 triliun.

Sehingga kontribusi pendapatan dari bisnis digital ini mencapai 64%, tumbuh daripada tahun 2018 sebanyak 52 persen.

Baca juga: Sejarah Telkomsel, Dulunya Perusahaan Patungan Indosat-Telkom

Penguatan infrastruktur dan jaringan menjadi kunci kekuatan Telkomsel dalam mendulang uang. Pada 2019 Telkomsel membangun 23.162 BTS 4G LTE baru. Sehingga jangkauan layanan 4G LTE mencapai lebih dari 90 persen populasi.

Sampai dengan akhir tahun lalu, Telkomsel telah memiliki total BTS sebanyak 212.235 dengan 161.938 unit di antaranya adalah BTS 3G/4G.

"Kami tidak akan melakukan perlambatan dalam investasi. Kami berusaha mengantisipasi perubahan-perubahan yang bersifat permanen dengan tanbahan layanan yang sesuai untuk kebutuhan tahun-tahun berikutnya," kata Heri. (Dikky Setiawan)

 

Berita ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul: Analis : Investasi di Gojek ciptakan sumber pendapatan baru bagi Telkomsel

Halaman:


Sumber
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X