Khofifah Tinjau Stok Pupuk Jelang Musim Tanam Oktober 2020-Maret 2021

Kompas.com - 18/09/2020, 05:40 WIB

GRESIK, KOMPAS.com - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sempat meminta kepada sejumlah kabupaten yang ada di Jawa Timur untuk mempercepat masa tanam kedua.

Ini dalam rangka mengantisipasi krisis pangan akibat kemarau panjang dan pandemi Covid-19.

Guna memastikan ketersediaan stok pupuk bersubsidi menjelang musim tanam Oktober 2020-Maret 2021, Khofifah lantas mengunjungi pabrik pupuk PT Petrokimia Gresik bersama perwakilan Dirjen Kementerian Pertanian (Kementan).

Baca juga: Ini Cara Pupuk Indonesia Tingkatkan Kesejahteraan Petani

"Seminggu yang lalu kita sudah koordinasi dengan Pak Dirut dan jajaran direksi, sekaligus Dirjen Kementan. Kita coba mencari solusi, atas apa yang saya dengar dan lihat di lapangan," ujar Khofifah kepada awak media di sela agenda kunjungan, Kamis (17/9/2020).

Khofifah menjelaskan, sempat melakukan koordinasi dengan Perhimpunan Lembaga Masyarakat Desa Hutan (PLMDH), dengan dirinya sempat diberitahu jika ada yang belum masuk dalam Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK).

Tidak hanya itu, Khofifah juga mengaku, sempat menemukan salah satu Gabungan Kelompok Petani (Gapoktan) yang sebenarnya membutuhkan suplai pupuk urea, malah mendapat pasokan pupuk jenis NPK dan Phonska.

"Mekanisme inilah yang harus dicari titik temunya. Jangan sampai pada saat musim tanam, justru kesulitan suplai pupuk. Karena sekarang PR (pekerjaan rumah) kita di tengah pandemi Covid-19 ini adalah, harus bisa dipastikan bahwa ketahanan pangan itu kita bisa jaga, bisa kita pastikan," ucap dia.

Baca juga: Kementan Perketat Distribusi Pupuk dengan Menerapkan Sistem eRDKK

Untuk itu, Khofifah ingin mendengar penjelasan dari jajaran Direksi PT Petrokimia Gresik selaku salah satu produsen pupuk di Indonesia. Ia pun berharap, Pemprov Jawa Timur juga mendapat tembusan RDKK yang biasa dikirim Kabupaten/Kota ke pemerintah pusat.

"Jadi paling tidak Pemprov dapat tembusan dari RDKK yang dikirim oleh Kabupaten/Kota. Karena memang sinkronisasi di antara kebutuhan petani harus nyambung dengan apa yang disuplai oleh pabrik pupuk," kata dia.

"Dan Petrokimia salah satu yang ada di Jawa Timur, tentu kita harapkan membantu proses sinkronisasi. Jadi kebutuhannya apa, RDKK itu nyambung nggak dengan kebutuhan riil para petani," tutur Khofifah.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ini Cara Badan Pangan Nasional Jaga Stabilitas dan Ketersediaan Gula

Ini Cara Badan Pangan Nasional Jaga Stabilitas dan Ketersediaan Gula

Whats New
Cara Bayar Pajak Motor Secara Online, Mudah dan Bisa dari Rumah

Cara Bayar Pajak Motor Secara Online, Mudah dan Bisa dari Rumah

Spend Smart
Cara Daftar Internet Banking BNI dengan Mudah

Cara Daftar Internet Banking BNI dengan Mudah

Spend Smart
Terlalu Banyak Pupuk Kimia, 72 Persen Lahan Pertanian RI Kini Kritis

Terlalu Banyak Pupuk Kimia, 72 Persen Lahan Pertanian RI Kini Kritis

Whats New
Apakah Fasilitas Kendaraan Kantor Termasuk Natura yang Dipajaki?

Apakah Fasilitas Kendaraan Kantor Termasuk Natura yang Dipajaki?

Whats New
Biaya dan Syarat Nikah Terbaru di KUA Tahun 2022

Biaya dan Syarat Nikah Terbaru di KUA Tahun 2022

Spend Smart
Full Cashless, Ini Cara Beli Tiket Kapal Jepara–Karimunjawa 2022

Full Cashless, Ini Cara Beli Tiket Kapal Jepara–Karimunjawa 2022

Spend Smart
Hari Senin Diperkirakan Padat Imbas Rute Baru KRL, 3 Kereta 'Standby' di Bukit Duri

Hari Senin Diperkirakan Padat Imbas Rute Baru KRL, 3 Kereta "Standby" di Bukit Duri

Whats New
Terowongan 'Headrace' Selesai Dibor, Pembangunan PLTA Asahan 3 Capai 55 Persen

Terowongan "Headrace" Selesai Dibor, Pembangunan PLTA Asahan 3 Capai 55 Persen

Whats New
Kereta Api Pertama di Sulawesi Selatan, Jalur Maros-Barru Ditargetkan Beroperasi Oktober 2022

Kereta Api Pertama di Sulawesi Selatan, Jalur Maros-Barru Ditargetkan Beroperasi Oktober 2022

Whats New
Forum B20 Indonesia, Kadin Soroti Permasalahan Pendidikan di Era Digital

Forum B20 Indonesia, Kadin Soroti Permasalahan Pendidikan di Era Digital

Whats New
Kekuatan UKM Lokal dalam Menghidupi Wisata dan Masyarakat Lokal

Kekuatan UKM Lokal dalam Menghidupi Wisata dan Masyarakat Lokal

Smartpreneur
BCA Raih Penghargaan “The Best Overall Big Caps” dari IICD

BCA Raih Penghargaan “The Best Overall Big Caps” dari IICD

Whats New
RUPST PGN 2022 Setujui Deviden 67,8 Persen dari Laba Bersih 2021

RUPST PGN 2022 Setujui Deviden 67,8 Persen dari Laba Bersih 2021

Whats New
Antisipasi Kecelakaan, Tempat Wisata Diminta Sediakan Tempat Istirahat Sopir Bus yang Memadai

Antisipasi Kecelakaan, Tempat Wisata Diminta Sediakan Tempat Istirahat Sopir Bus yang Memadai

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.