Luhut: Sudah Terlalu Lama Negeri Ini Tidak Efisien

Kompas.com - 24/09/2020, 20:05 WIB
Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan memberikan kuliah umum kepada ratusan perwira TNI, di Jakarta, Rabu (8/7/2020). Dokumentasi Humas Kemenko Kemaritiman dan InvestasiMenko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan memberikan kuliah umum kepada ratusan perwira TNI, di Jakarta, Rabu (8/7/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, pemerintah telah membuat kebijakan agar Indonesia bisa menjadi negara yang lebih efisien dalam segala hal.

Luhut menilai salah satu sektor yang dinilai tidak efisien yakni sektor logistik. Oleh karena itu, ia mendukung penuh pemangkasan layanan ekosistem logistik nasional.

"Jadi semua itu dalam konteks efisiensi. Jadi kita segera membuat keputusan ini untuk membuat negeri ini efisien. Saya kira sudah terlalu lama negeri ini tidak efisien," ucapnya dalam konferensi pers virtual bersama Ekosistem Logistik Nasional, Kamis (24/9/2020).

Baca juga: Lolos Kartu Prakerja Gelombang 5 Tapi Belum Beli Pelatihan, Kepesertaan Bakal Dicabut

Sektor logistik memang menjadi salah satu sektor yang mendapatkan perhatian lebih dari Pemerintahan Presiden Joko Widodo. Salah satunya dengan adanya program Tol Laut.

Masalah yang kerap disampaikan pemerintah yakni mahalnya biaya logistik. Hal itu membuat harga barang di luar Pulau Jawa jauh menjadi lebih mahal dibandingkan di Jawa. 

Selain itu, Luhut mengatakan, pemerintah juga melakukan efisiensi pengelolaan area lego jangkar dari 15 lego jangkar menjadi hanya 5.

Pengelolaan dan pemanfaatan area lego jangkar akan dilakukan dengan penyelesaian satu pintu agar waktu penyelesaian bisa lebih cepat.

Baca juga: Milenial Bergaji Rp 4 Juta Juga Bisa Investasi, Begini Caranya

"Sama itu nanti, mengenai lego jangkar yang sudah pernah kita hemat, dari 15 lego jangkar menjadi 5 lego jangkar. Dengan 5 lego jangkar, itu juga akan membuat efisiensi kita," ujarnya.

Di sisi lain, pemerintah juga ingin ada pembersihan limbah di area lego jangkar di Batam. Luhut menyebut, bakal ada nilai investasi yang masuk.

"Saya kira nilai investasinya akan cukup besar sekitar Rp 5 triliun. Dan itu akan membuat pantai bersih sehingga laut kita akan terkendali kebersihannya," kata dia.

Baca juga: Luhut: Efisiensi Biaya Ekosistem Logistik Capai Rp 1,5 Triliun



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X