Dermaga IV Beroperasi, Kapasitas dan Penyeberangan Kapal di Merak-Bakauheni Bertambah

Kompas.com - 12/10/2020, 18:14 WIB
Sejumlah penumpang tiba di Pelabuhan Merak, Banten, Kamis (21/5/2020) malam. Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1441 H, arus penyeberangan penumpang di Pelabuhan Merak mengalami penurunan penumpang hingga 98,3 persen jika dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu dikarenakan adanya aturan larangan mudik dari pemerintah demi mencegah penyebaran pandemi COVID-19. ANTARA FOTO/GALIH PRADIPTASejumlah penumpang tiba di Pelabuhan Merak, Banten, Kamis (21/5/2020) malam. Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1441 H, arus penyeberangan penumpang di Pelabuhan Merak mengalami penurunan penumpang hingga 98,3 persen jika dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu dikarenakan adanya aturan larangan mudik dari pemerintah demi mencegah penyebaran pandemi COVID-19.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) meresmikan operasional dermaga IV Pelabuhan Penyeberangan Merak-Bakauheni.

Dermaga tersebut diproyeksi mampu meningkatkan kapasitas mobilitas penyeberang di pelabuhan penghubung antara Pulau Jawa dan Sumatera itu.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiyadi mengatakan, dermaga itu akan menambah jumlah kapal yang dapat berlabuh. 

Baca juga: 549.666 Orang Lintasi Merak-Bakauheni pada Libur Panjang Pekan Lalu

Dengan peningkatan yang telah dilakukan, kini dermaga IV dapat melayani kapal penyeberangan dengan kapasitas 6.000 hingga 10.000 Gross Tonnage (GNT).

"Beroperasinya Dermaga IV Merak-Bakauheni merupakan solusi agar kegiatan mobilisasi barang maupun penumpang antara pulau Jawa dan Sumatera semakin lancar," ujar Budi dalam keterangan tertulis, Senin (12/10/2020).

Lebih lanjut, Budi mejelaskan, saat ini terjadi kerusakan dermaga V di Pelabuhan Penyeberangan Bakauheni. Hal tersebut dinilai mampu membahayakan keselamatan pelayaran apabila tetap dioperasikan.

"Oleh karena itu kesiapan dermaga IV diperlukan untuk menjamin kelancaran layanan penyeberangan antar pulau ini," katanya.

Baca juga: Bos ASDP Keluhkan Keberadaan “Petruk” di Pelabuhan Merak

Dengan bertambahnya dermaga akan bertambah pula frekuensi keberangkatan maupun kedatangan kapal setiap harinya.

"Di Pelabuhan Penyeberangan Merak terdapat keterbatasan alur keluar masuk kendaraan," ujar Budi.

Sementara itu, Direktur Utama PT ASDP, Ira Puspadewi, mengatakan, dengan adanya dermaga IV Merak Bakauheni maka lintas penyeberangan Merak-Bakauheni yang tadinya 140 trip, kini menjadi 160 trip per hari.

"Pembangunan sepasang dermaga baru ini menelan biaya Rp 379 miliar," ucapnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X