Gelar Lomba, Mendag Ingin UKM Go Digital

Kompas.com - 14/10/2020, 20:10 WIB
Menteri Perdagangan Agus Suparmanto dalam konferensi pers secara daring di Kantor Kementerian Perdagangan di Jakarta, Rabu (18/3/2020) DOK. Humas KemendagMenteri Perdagangan Agus Suparmanto dalam konferensi pers secara daring di Kantor Kementerian Perdagangan di Jakarta, Rabu (18/3/2020)

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Perdagangan menggandeng komunitas usaha kecil dan menengah untuk menggelar perlombaan video pernak-pernik unik Bangga Buatan Indonesia (BBI). Lomba ini ditujukan untuk mempromosikan produk-produk UKM di tengah pandemi Covid-19.

“Komunitas UKM berperan penting dalam pengembangan UKM karena memiliki jaringan yang kuat, mempunya data dan informasi, serta memahami kondisi terkini di lapangan. Kami berharap UKM dapat bersinergi dengan gerakan nasional BBI untuk meningkatkan perekonomian, khususnya di masa pandemi Covid-19 ini,” ujar Menteri Perdagangan Agus Suparmanto dalam keterangan tertulisnya, Rabu (14/10/2020).

Lomba video pernak-pernik unik ditujukan bagi UKM yang akan menampilkan profil dan produk unggulannya. Kegiatan ini sekaligus mendorong UKM untuk go digital dalam berpromosi dan bertransaksi.

Baca juga: Facebook Beri Bantuan untuk UKM Indonesia Rp 12,5 Miliar, Ini Cara Mendapatkannya

Pendaftaran lomba dapat dilakukan melalui media sosial Instagram dan Facebook dengan menyertakan tagar #VideoBBIKemendag. Waktu pendaftaran lomba dibuka sejak 12 Oktober—27 November 2020. Bagi video terpilih dan terbaik, Kemendag akan memberikan penghargaan di acara puncak penganugerahan BBI Award pada Desember 2020.

Menurut Agus, konsumen telah mengalami pergeseran transaksi dari luring menjadi daring. Perkembangan teknologi mendorong semua kalangan, termasuk bidang ekonomi untuk beradaptasi.

Untuk itu, pemerintah mendorong UKM agar segera beradaptasi menyikapi perubahan dunia dan konsumen.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Konsumen saat ini semakin melek internet dan kritis terhadap produk-produk yang dijual. Sehingga, UKM perlu memanfaatkan berbagai platform informasi dan perdagangan untuk mempromosikan produknya dengan cara yang lebih efektif dan menarik,” kata Agus.

Agus berharap, lomba video ini dapat memacu UKM untuk berkreasi dan menghasilkan produk unggulan melalui pemanfaatan teknologi digital.

“UKM berperan penting sebagai penopang perekonomian bangsa yang menggerakan ekonomi dan menjaga daya beli masyarakat, apalagi di tengah pandemi saat ini. Kami berharap UKM dapat memasarkan produknya dengan mengoptimalkan teknologi digital,” ungkapnya.

Agus juga menegaskan, Kementerian Perdagangan akan senantiasa berupaya dengan maksimal dalam mendukung UKM Indonesia agar terus berjaya di negeri sendiri serta dapat mengembangkan pasar di luar negeri.

“Dengan kerja keras dari semua pihak, kita harus yakin bahwa kondisi sulit ini akan dapat kita lalui bersama dan UKM akan dapat bertahan sampai kondisi ekonomi kembali pulih,” ucap dia.

Baca juga: 8 Strategi Mendag Genjot Ekspor di Tengah Pandemi



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[KURASI KOMPASIANA] Nadin Amizah Rilis Album Mini | Ketika Isyana Sarasvati Kembali ke Khittah | 30 Tahun Album Smashing Pumpkins 'Gish'

[KURASI KOMPASIANA] Nadin Amizah Rilis Album Mini | Ketika Isyana Sarasvati Kembali ke Khittah | 30 Tahun Album Smashing Pumpkins "Gish"

Rilis
Cara Cetak Kartu BPJS Kesehatan Online dari Handphone

Cara Cetak Kartu BPJS Kesehatan Online dari Handphone

Work Smart
Mentan Syahrul Sebut Provinsi Bali Jadi Simbol Pertanian Maju

Mentan Syahrul Sebut Provinsi Bali Jadi Simbol Pertanian Maju

Whats New
Baru Capai 37 Persen, Luhut Minta Semua Pihak Fokus Kejar Target UMKM Go Digital

Baru Capai 37 Persen, Luhut Minta Semua Pihak Fokus Kejar Target UMKM Go Digital

Whats New
Tips Investasi Emas sebagai Diversifikasi Aset

Tips Investasi Emas sebagai Diversifikasi Aset

Earn Smart
Ini 3 Strategi agar Bisnis Bertahan Hadapi Perubahan Tren

Ini 3 Strategi agar Bisnis Bertahan Hadapi Perubahan Tren

Smartpreneur
Cara Mengikuti Lelang Online di lelang.go.id

Cara Mengikuti Lelang Online di lelang.go.id

Whats New
IHSG dalam Sepekan Merosot 1,41 Persen, Kapitalisasi Pasar Jadi Rp 7.108,5 Triliun

IHSG dalam Sepekan Merosot 1,41 Persen, Kapitalisasi Pasar Jadi Rp 7.108,5 Triliun

Whats New
UKM Ekspor Tempe ke Jepang, Mendag: Makanan Indonesia Makin Mendunia

UKM Ekspor Tempe ke Jepang, Mendag: Makanan Indonesia Makin Mendunia

Whats New
Indikasi Geografis: No Reputation, No Quality, No Price

Indikasi Geografis: No Reputation, No Quality, No Price

Whats New
Pendanaan Jadi PR Krusial Proyek Tol Yogyakarta-Bawen, Apa Solusinya?

Pendanaan Jadi PR Krusial Proyek Tol Yogyakarta-Bawen, Apa Solusinya?

Whats New
Manfaatkan Shopee, Mitraanda88 Wujudkan Mimpi Jangkau Pasar Mancanegara

Manfaatkan Shopee, Mitraanda88 Wujudkan Mimpi Jangkau Pasar Mancanegara

Smartpreneur
Asah 6 Skill Berikut agar Pelaku UMKM Mampu Bersaing di Ranah Digital

Asah 6 Skill Berikut agar Pelaku UMKM Mampu Bersaing di Ranah Digital

Whats New
Kisah Bittersweet by Najla, dari Hobi hingga Punya Banyak Reseller

Kisah Bittersweet by Najla, dari Hobi hingga Punya Banyak Reseller

Smartpreneur
Mengenal 5 Aset Kripto dengan Kapitalisasi Pasar Terbesar

Mengenal 5 Aset Kripto dengan Kapitalisasi Pasar Terbesar

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X