Kompas.com - 25/10/2020, 08:20 WIB
Ilustrasi rumah ShutterstockIlustrasi rumah

KOMPAS.com - Salah satu impian bagi para milenial adalah memiliki rumah sendiri. Karena, dengan memiliki rumah sendiri, milenial bisa merefleksikan diri dengan menata berbagai perabotan rumah sendiri.

Tempat tinggal merupakan salah satu kebutuhan primer, baik saat muda maupun tua nanti. Saat masa muda, kita mempunyai banyak energi dan waktu untuk mulai belajar, merencanakan, dan mengusahan keuangan agar dapat memiliki tempat tinggal yang kita cita-citakan.

Namun, dengan beriringnya cita-cita memiliki hunian baru, muncul juga sebuah dilema. Apakah harus memilih menikah dulu atau membeli rumah dulu.

Baca juga: 4 Tips Berinvestasi untuk Milenial

Menurut Financial Planner Finansialku, Shierly CFP®, pilihan yang dipilihnya adalah memiliki rumah terlebih dahulu sebelum menikah.

“Setelah menikah, kebutuhan bukan hanya milik pasangan suami istri saja, tapi bisa menjadi kebutuhan anggota keluarganya pula. Artinya, pengeluaran berumah tangga dan punya anak jauh lebih besar daripada saat single. Untuk berhemat akan jauh lebih mudah di saat single, daripada setelah menikah dan memiliki anak,” jelasnya.

Menurut dia, jika tujuan keuangan untuk memiliki rumah sudah selesai sebelum menikah, maka memasuki kehidupan pernikahan bisa lebih fokus terhadap rencana keuangan keluarga yang lain. Misalnya, dana pendidikan anak, liburan, membeli mainan anak, dana pensiun, dan lainnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sehingga, dana membeli rumah dari hasil gaji harus dipersiapkan lebih awal. Dengan mempertimbangkan harga rumah dan kebutuhan lain saat ini, maka Shierly berpendapat bahwa lebih aman jika penghasilan bulanan lebih dari Rp10 juta.

Shierly pun menambahkan bahwa akan lebih baik lagi jika memiliki lebih dari satu sumber penghasilan. Karena, dana pendidikan dan dana pensiun juga jumlahnya besar dan perlu direncanakan.

Berikut cara mempersiapkan dana untuk membeli rumah di masa depan.

1. Ketahui kondisi keuangan saat ini

Hal yang paling mendasar adalah mengetahui kondisi keuangan kamu saat ini.

Apakah keuangan sudah sehat, atau masih ada cicilan utang yang belum terbayarkan. Perlu dipertimbangkan juga, apakah arus kas bulanan masih bocor sana-sini, apakah punya dana darurat atau belum.

Dalam hal ini, penting untuk melihat kondisi keuangan. Kamu bisa melakukannya dengan mengunduh aplikasi keuangan di Google Play Store atau Apple Apps Store.  Misalnya aplikasi dari Finansialku. Gunakan fitur Financial Check Up.

Ikuti langkah-langkahnya dalam aplikasi tersebut. Setelah itu, akan terlihat apakah keuangan kamu sehat atau sakit.

Baca juga: Erick Thohir Ajak Milenial Berkarier di BUMN

2. Tetapkan tujuan beli rumah secara detail

Menetapkan tujuan membeli rumah adalah hal yang terpenting. Karena, bagaimana bisa menganggarkan uang untuk rumah, jika kamu masih belum mengetahui rumah impianmu.

Pikirkan tujuan rumahmu di masa yang akan datang dengan menggunakan metode S-M-A-R-T. Rumah apa yang kamu inginkan, berapa biayanya, apakah realistis dan dapat dicapai, dan butuh berapa lama untuk membelinya.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BCA Kembali Gelar KPR BCA ONLINEXPO, Simak Keuntungan dan Syaratnya

BCA Kembali Gelar KPR BCA ONLINEXPO, Simak Keuntungan dan Syaratnya

BrandzView
Penumpang KRL Melonjak, KAI Commuter Tegaskan Masih Ada Pembatasan

Penumpang KRL Melonjak, KAI Commuter Tegaskan Masih Ada Pembatasan

Whats New
Mengapa Tapering Bank Sentral AS Diwaspadai Banyak Negara?

Mengapa Tapering Bank Sentral AS Diwaspadai Banyak Negara?

Whats New
Investasi Ratusan Triliun untuk Mobil Listrik akan Datang ke Indonesia

Investasi Ratusan Triliun untuk Mobil Listrik akan Datang ke Indonesia

Whats New
Di Tengah Pandemi, Industri Furnitur Lokal Perluas Jangkauan Produk

Di Tengah Pandemi, Industri Furnitur Lokal Perluas Jangkauan Produk

Rilis
Kewirausahaan Adalah: Pengertian, Tujuan, dan Ciri-cirinya

Kewirausahaan Adalah: Pengertian, Tujuan, dan Ciri-cirinya

Whats New
Rupiah dan IHSG Ditutup Melemah di Awal Pekan, Net Sell Asing Rp 361,47 Miliar

Rupiah dan IHSG Ditutup Melemah di Awal Pekan, Net Sell Asing Rp 361,47 Miliar

Whats New
Kemenkop UKM Siapkan Skema Baru Pencairan BLT untuk UMKM

Kemenkop UKM Siapkan Skema Baru Pencairan BLT untuk UMKM

Whats New
Ada Gangguan Jaringan Internet Telkom, BKN Jadwal Ulang Pelaksanaan SKD CPNS

Ada Gangguan Jaringan Internet Telkom, BKN Jadwal Ulang Pelaksanaan SKD CPNS

Whats New
Coba Penerbangan Perdana Super Air Jet Jakarta-Palembang, Seperti Apa Rasanya?

Coba Penerbangan Perdana Super Air Jet Jakarta-Palembang, Seperti Apa Rasanya?

Whats New
Bank Mandiri Bakal Terbitkan Kartu Kredit Khusus UKM

Bank Mandiri Bakal Terbitkan Kartu Kredit Khusus UKM

Rilis
Banggar DPR Usulkan 40 Persen DAK Fisik Dialokasikan untuk Anggaran Ketahanan Pangan

Banggar DPR Usulkan 40 Persen DAK Fisik Dialokasikan untuk Anggaran Ketahanan Pangan

Whats New
Target Banggar DPR: 3 Tahun ke Depan Indonesia Bisa Swasembada Beras hingga Daging

Target Banggar DPR: 3 Tahun ke Depan Indonesia Bisa Swasembada Beras hingga Daging

Whats New
Kementerian ATR/BPN Dorong Legalisasi Aset di Pulau Terluar RI

Kementerian ATR/BPN Dorong Legalisasi Aset di Pulau Terluar RI

Whats New
Perilaku Belanja Rumah Tangga Bergeser Selama Pandemi, Penjualan Furnitur Mulai Bangkit

Perilaku Belanja Rumah Tangga Bergeser Selama Pandemi, Penjualan Furnitur Mulai Bangkit

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.