IHSG Pekan Depan DIprediksi Menguat, Ini Faktor Pendukungnya

Kompas.com - 25/10/2020, 17:17 WIB
Suasana Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (1/7/2018). KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGSuasana Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (1/7/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG) diprediksi bakal bergerak menguat pada perdagangan pekan depan.

Direktur PT Anugerah Mega Investama Hans Kwee mengatakan, IHSG bakal menguat dengan support di level 5.063 hingga 5.001 dan resistance di level 5.135 sampai dengan 5.182.

Beberapa faktor yang bakal memengaruhi pergerakan IHSG pekan depan seperti perkembangan stimulus fiskal tambahan serta perkembangan pemilu di Amerika Serikat.

"Ada juga kekhawatiran ancaman gelombang kedua kasus Covid-19 dan laporan laba perusahaan di kuartal ketiga," ujar dia dalam keterangannya, Minggu (25/10/2020).

Baca juga: Simak Saham-saham yang Bisa Dilirik Tahun 2021

Selain itu, pelaku pasar juga mencermati potensi pertumbuhan ekonomi Indonesia di kuartal-III 2020.

Perkiraan Pemerintah Produk Domestik Bruto (PDB) bakal terkontraksi 1 persen sampai 2,9 persen.

Seluruh komponen pembentuk Produk Domestik Bruto (PDB) akan mengalami kontraksi atau pertumbuhan negative pada kuartal ke 3 ini.

Perkiraan konsumsi rumah tangga akan turun 1,5 persen sampai 3 persen, investasi juga masih mengalami tekanan dengan perkiraan antara minus 6,4 persen sampai minus 8,5 persen.

Pertumbuhan ekspor diperkirakan juga bakal mengalami kontraksi di kisaran 8,7 persen hingga 13,9 persen.  Dan impor juga masih mengalami tekanan.

Sedangkan untuk keseluruhan tahun 2020 pertumbuhan ekonomi diperkirakan ada di kisaran minus 0,6 persen hingga minus 1,7 persen.

"Biarpun tumbuh negatif pertumbuhan ekonomi Indonesia jauh lebih baik di bandingkan negara-negara lain yang menghadapi pandemi Covid-19," jelas Hans Kwee.

Baca juga: Naik 0,4 Persen, IHSG Kembali Tembus Level 5.100



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gaji Rp 5 Juta, Sebaiknya Ngontrak atau Cicil Rumah?

Gaji Rp 5 Juta, Sebaiknya Ngontrak atau Cicil Rumah?

Spend Smart
Wika dan CNI Bangun Pabrik Nikel di Kolaka

Wika dan CNI Bangun Pabrik Nikel di Kolaka

Whats New
Pengusaha Sebut Hanya 3 Persen Pekerja yang Bekerja di Perusahaan Besar

Pengusaha Sebut Hanya 3 Persen Pekerja yang Bekerja di Perusahaan Besar

Whats New
Nadine Chandrawinata: Selain Plastik, Sampah Puntung Rokok Juga Banyak Ditemukan di Laut

Nadine Chandrawinata: Selain Plastik, Sampah Puntung Rokok Juga Banyak Ditemukan di Laut

Whats New
Pengusaha Ingin Buruh Tak Sekadar Demo, tapi Berdialog untuk Menyelesaikan Masalah

Pengusaha Ingin Buruh Tak Sekadar Demo, tapi Berdialog untuk Menyelesaikan Masalah

Whats New
[POPULER DI KOMPASIANA] Menyiapkan Guru Masa Depan | Siap-siap 5G | 7 Kesalahan dalam Bisnis

[POPULER DI KOMPASIANA] Menyiapkan Guru Masa Depan | Siap-siap 5G | 7 Kesalahan dalam Bisnis

Rilis
Luhut: Saya Enggak Mau Lama-lama, Kerjaan Saya Banyak

Luhut: Saya Enggak Mau Lama-lama, Kerjaan Saya Banyak

Whats New
Menaker Akui Iklim Terciptanya Lapangan Kerja Baru Masih Belum Bersahabat

Menaker Akui Iklim Terciptanya Lapangan Kerja Baru Masih Belum Bersahabat

Whats New
779 Warga Kota Serang Dapat Kompensasi Tumpahan Minyak dari Pertamina

779 Warga Kota Serang Dapat Kompensasi Tumpahan Minyak dari Pertamina

Whats New
7 Posisi Menteri yang Pernah Dijabat Luhut, Apa Saja?

7 Posisi Menteri yang Pernah Dijabat Luhut, Apa Saja?

Whats New
Menaker Sebut Nilai Upah Minimum RI Tak Sepadan dengan Produktivitas Pekerja yang Rendah

Menaker Sebut Nilai Upah Minimum RI Tak Sepadan dengan Produktivitas Pekerja yang Rendah

Whats New
Ini 7 Kiat Sukses Calon Pemimpin ala Gubernur BI

Ini 7 Kiat Sukses Calon Pemimpin ala Gubernur BI

Rilis
KKP Bantu Permodalan Pembudi Daya Rumput Laut di Sulsel

KKP Bantu Permodalan Pembudi Daya Rumput Laut di Sulsel

Whats New
Kemenkeu Beri Pinjaman Rp 650 Miliar ke Perumnas untuk Penyediaan Satu Juta Rumah

Kemenkeu Beri Pinjaman Rp 650 Miliar ke Perumnas untuk Penyediaan Satu Juta Rumah

Whats New
Pulihkan Ekonomi, Mendag Dorong Penguatan Kerja Sama Indonesia-Malaysia-Thailand

Pulihkan Ekonomi, Mendag Dorong Penguatan Kerja Sama Indonesia-Malaysia-Thailand

Rilis
komentar di artikel lainnya
Close Ads X