Mau Beli Polis Asuransi Syariah? Perhatikan Dulu 4 Hal Ini

Kompas.com - 10/11/2020, 19:30 WIB
Ilustrasi Asuransi SHUTTERSTCOK.COMIlustrasi Asuransi
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur & Chief Employee Benefit and Syariah Distribution Manulife Karjadi Pranoto mengatakan, produk asuransi syariah belakangan sangat diminati masyarakat.

Pria yang akrab disapa Otty ini menyebut, minat masyarakat tumbuh lantaran ada beragam benefit yang berbeda dengan asuransi konvensional. Dalam asuransi syariah, ada akad yang jelas dari awal, baik akad ijarah (jual beli) maupun akad tabarru' (dana sosial).

Kemudian ada proses underwriting di mana keuntungan pengelolaan uang oleh perusahaan dibagi dengan pemilik polis.

"Tidak hanya membagi risiko, tapi pada saat ada keuntungan, keuntungan ini akan dibagi kepada peserta. Nah ini yang tidak dimiliki oleh asuransi konvensional," kata Otty dalam Webinar Kompas Talks dengan Manulife "Proteksi Diri Syariah untuk Semua" secara virtual, Selasa (10/11/2020).

Baca juga: Seluruh Pemerintah Provinsi Raih Opini WTP dari BPK

Namun sebelum membuka asuransi, kamu perlu mengetahui beberapa hal terlebih dahulu. Deputi Direktur Industri Keuangan Non Bank Syariah, Otoritas Jasa Keuangan, Rina C. Yuliani bilang, setidaknya ada empat hal yang perlu kamu perhatikan.

1. Lihat izin di OJK

Sebelum membuka asuransi syariah di sebuah perusahaan, kamu perlu memastikan izinnya di Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Perusahaan asuransi manapun pasti harus mendapat izin dahulu dari regulator untuk memasarkan produknya kepada masyarakat. Pengecekan izin akan membuat kamu terhindar dari asuransi ilegal.

"Apakah terdaftar di OJK sebagai asuransi syariah atau paling tidak izin menjual produk asuransi syariah? Karena ada juga perusahaan yang bukan syariah tapi punya unit syariah," kata Rina di kesempatan yang sama.

2. Pelajari dan isi formulir kepesertaan sendiri

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X