Investor Cermati Peningkatan Kasus Covid-19, Wall Street Ditutup Memerah

Kompas.com - 19/11/2020, 06:37 WIB
Ilustrasi THINKSTOCKIlustrasi

NEW YORK, KOMPAS.com - Wall Street melorot pada akhir perdagangan Rabu (18/11/2020) waktu setempat lantaran investor mencermati peningkatan infeksi Covid-19 dan potensi lockdown baru.

Indeks Dow Jones Industrial Average turun 344,93 poin atau 1,16 persen ke 29.438,42, S&P 500 turun 41,74 poin atau 1,16 persen ke 3.567,79 dan Nasdaq Composite turun 97,74 poin atau 0,82 persen ke 11.801,61.

Sebelas sektor utama di S&P 500 ditutup di wilayah negatif, dengan saham energi menderita kerugian terbesar.

Volume perdagangan saham di bursa AS mencapai 11,42 miliar saham, dengan rata-rata 10,44 miliar selama 20 hari perdagangan terakhir.

Baca juga: Kaesang Pangarep Ingin Sang Pisang dan Usaha Lain Miliknya Melantai di Bursa

Tiga indeks utama Wall Street memerah, namun lonjakan saham Tesla Inc membantu menahan pelemahan Nasdaq.

"Ini pasar yang membingungkan karena manajer portofolio tidak tahu periode waktu mana yang harus difokuskan," kata Tim Ghriskey, kepala strategi investasi di Inverness Counsel di New York seperti dikutip Reuters.

Baca Juga: Wall Street terangkat tanda-tanda kemajuan vaksin corona

"Ini trade-off antara jangka pendek selama enam sampai sembilan bulan terus penyebaran virus dan periode setelah itu ketika semua orang divaksinasi dan virus dibasmi."

"Ada banyak masalah di luar sana tetapi bias yang diputuskan telah mengarah pada nilai dan siklus," tambah Ghriskey.

Pfizer Inc dan mitranya dari Jerman, BioNTech, mengungkapkan tingkat keberhasilan pada uji coba tahap akhir vaksin Covid-19 milik mereka mencapai 95 persen, hanya beberapa hari setelah Moderna Inc mengumumkan tingkat keberhasilan yang sama dalam data awal dari kandidat vaksinnya.

Pelaku pasar menyambut perkembangan vaksin dengan optimisme yang dijaga karena infeksi baru global melonjak ke level rekor, meningkatkan kemungkinan peningkatan pembatasan karena ekonomi berjuang untuk pulih dari resesi.

Halaman:


Sumber
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Zoom Kucurkan 100 Juta Dollar ke Aplikasi yang yang Gunakan Teknologinya

Zoom Kucurkan 100 Juta Dollar ke Aplikasi yang yang Gunakan Teknologinya

Whats New
PTPN III Rampungkan Proses Restrukturisasi Senilai Rp 41 Triliun

PTPN III Rampungkan Proses Restrukturisasi Senilai Rp 41 Triliun

Rilis
Bank Hana Fasilitasi Green Loan Chandra Asri Sebesar Rp 188,5 Miliar

Bank Hana Fasilitasi Green Loan Chandra Asri Sebesar Rp 188,5 Miliar

Whats New
AP I Catat Jumlah Penumpang Pesawat Capai 6,12 Juta di Kuartal I-2021

AP I Catat Jumlah Penumpang Pesawat Capai 6,12 Juta di Kuartal I-2021

Whats New
Adaro Energy Jajaki Lini Bisnis ke Sektor Energi Hijau

Adaro Energy Jajaki Lini Bisnis ke Sektor Energi Hijau

Whats New
Ingin Jadi Agen Frozen Food Fiesta? Simak Cara Daftar dan Persyaratannya

Ingin Jadi Agen Frozen Food Fiesta? Simak Cara Daftar dan Persyaratannya

Smartpreneur
Siap-siap, Transaksi Mata Uang Kripto Bakal Kena Pajak

Siap-siap, Transaksi Mata Uang Kripto Bakal Kena Pajak

Whats New
Cerita Boy Thohir, Bos Adaro yang Pernah Masuk ICU 11 Hari karena Covid-19

Cerita Boy Thohir, Bos Adaro yang Pernah Masuk ICU 11 Hari karena Covid-19

Whats New
Mengenal Zakat Mal: Pengertian, Hukum, dan Cara Menghitungnya

Mengenal Zakat Mal: Pengertian, Hukum, dan Cara Menghitungnya

Whats New
Neraca Perdagangan Surplus Karena UMKM Ekspor Terus Tumbuh

Neraca Perdagangan Surplus Karena UMKM Ekspor Terus Tumbuh

Whats New
OJK Minta Perusahaan Asuransi Selesaikan Aduan Nasabah terkait Unitlink

OJK Minta Perusahaan Asuransi Selesaikan Aduan Nasabah terkait Unitlink

Whats New
Dari 64,2 Juta UMKM di Indonesia, Baru 13 Persen yang Telah Lakukan Digitalisasi

Dari 64,2 Juta UMKM di Indonesia, Baru 13 Persen yang Telah Lakukan Digitalisasi

Whats New
Menaker: Belum Ada Perusahaan yang Menyatakan Tidak Mampu Bayar THR

Menaker: Belum Ada Perusahaan yang Menyatakan Tidak Mampu Bayar THR

Whats New
Gojek-Tokopedia Merger, Bos Gojek Andre Soelistyo Disebut Jadi Pemimpinnya

Gojek-Tokopedia Merger, Bos Gojek Andre Soelistyo Disebut Jadi Pemimpinnya

Whats New
[TREN EDUKASI KOMPASIANA] 'Reading Habit' pada Siswa | Pendidikan Perempuan dan Kesuksesannya | Mengatasi Ujian Bahasa Indonesia yang Sulit

[TREN EDUKASI KOMPASIANA] "Reading Habit" pada Siswa | Pendidikan Perempuan dan Kesuksesannya | Mengatasi Ujian Bahasa Indonesia yang Sulit

Rilis
komentar di artikel lainnya
Close Ads X