Patimban Mulai Beroperasi Desember 2020, Menhub Ingin Ekspor yang Lebih Besar

Kompas.com - 30/11/2020, 17:09 WIB
Menhub Budi Karya Sumadi saat meninjau proyek Pelabuhan Patimban, Minggu ( 9/8/2020). Dokumentasi KemenhubMenhub Budi Karya Sumadi saat meninjau proyek Pelabuhan Patimban, Minggu ( 9/8/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Perhubungan Budi Kaya Sumadi menyatakan, pembangunan Pelabuhan Patimban dilakukan untuk meningkatkan kapasitas pelabuhan Indonesia guna mendorong kinerja ekspor.

Pelabuhan Patimban rencananya akan beroperasi pada Desember 2020 mendatang. Uji coba bongkar muat car terminal pun bakal dilakukan pada 3 Desember 2020.

"Kita memang memiliki (Pelabuhan) Tanjung Priuk, tapi kita ingin lebih besar ekspornya. Oleh karena itu, kolaborasi Priuk dan Patimban jadi suatu keharusan," ujar Budi Karya dalam acara Table Top Exercise yang ditayangkan virtual, Senin (30/11/2020).

Baca juga: Hindari Tumpang Tindih, Patimban harus Sinergi dengan Pelabuhan Tanjung Priok

Ia menyatakan, Patimban merupakan salah satu proyek strategis nasional yang bertujuan untuk mendorong kemajuan ekonomi Indonesia, yakni dengan melancarkan kegiatan ekspor dan impor.

Budi Karya menjelaskan, pelabuhan yang terletak di Subang, Jawa Barat tersebut, pada operasi tahap awal dapat melayani ekspor 218.000 CBU per tahunnya. Serta 250.000 TEUs kontainer per tahunnya.

Namun, untuk pergerakkan kontainer diperkirakan akan dilaksanakan pada awal 2021 mendatang.

"Awalnya car terminal, baru di masa mendatang sudah akan ada kontainer yang dijalankan di sana, walaupun dengan kapasitas yang belum besar," kata dia.

Patimban sendiri merupakan proyek jangka menengah, sehingga akan berkembang secara bertahap hingga 2027 kapasitasnya menjadi 7,5 juta TEUs kontainer per tahun dan 600.000 unit CBU per tahun.

Baca juga: Pembangunan Tahap I Pelabuhan Patimban Ditargetkan Rampung Pada 2023

Dengan target tersebut, maka Patimban akan menjadi pelabuhan terbesar kedua di Indonesia setelah Tanjung Priuk. Sehingga kesiapan infrastruktur pendukung seperti jalan, listrik, air, bahkan sumber daya manusia menjadi hal penting untuk disiapkan.

"Paling enggak Patimbang (2027 nanti) akan menjadi seperti Priuk sekarang ini. Jadi bisa dibayangkan kesibukannya di sana, load dari kendaraannya, dan pasti banyak tenaga kerja yang bisa ditampung," pungkas Budi Karya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X