Hashim Soal Kasus Korupsi Benur: Partai Gerindra Tidak Suka Monopoli

Kompas.com - 05/12/2020, 09:40 WIB
Hashim saat diwawancarai wartawan usai meresmikan Kantor Badan Pemenangan Daerah Prabowo-Sandi Provinsi Sulawesi Utara, di Jalan Tikala Ares Nomor 19, Kecamatan Tikala, Manado pada Jumat (04/01/2019). KOMPAS.com/Skivo Marcelino MandeyHashim saat diwawancarai wartawan usai meresmikan Kantor Badan Pemenangan Daerah Prabowo-Sandi Provinsi Sulawesi Utara, di Jalan Tikala Ares Nomor 19, Kecamatan Tikala, Manado pada Jumat (04/01/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Politisi Partai Gerindra yang juga adik Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Hashim Djojohadikusumo, buka suara soal kasus korupsi yang menjerat Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo.

Kalau pun dirinya mendukung kebijakan ekspor benih lobster atau benur, dirinya malah meminta Edhy Prabowo untuk membuka seluas-luasnya kepada banyak perusahaan yang berminat masuk.

"Waktu itu saya ketemu Pak Edhy tahun lalu, saya bilang, 'Ed, berapa kali saya wanti-wanti, berikan izin sebanyak-banyaknya'. Saksi hidup ada banyak di belakang saya (saat sampaikan nasihat tersebut)," ucap Hashim dikutip Sabtu (5/12/2020).

Ia bilang, kakaknya Prabowo maupun Partai Gerindra sama sekali tidak mendukung praktik monopoli usaha kargo di ekspor benur yang jadi celah korupsi.

Baca juga: Disebut Hashim Kebijakan Lobsternya Keliru, Ini Respons Susi Pudjiastuti

"Saya bilang, 'Buka saja, Ed, buka saja sampai 100'. Karena Pak Prabowo tidak mau monopoli, kami tidak suka monopoli, dan Partai Gerindra tidak suka monopoli. Berkali-kali saya sampaikan," tegas Hashim.

Belakangan, Hashim mengaku baru mengetahui kalau KPK mengungkap praktik monopoli pengangkutan benur yang dikuasai PT Aero Citra Kargo (ACK) di Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Bahwa ada perusahaan namanya ACK, saya baru tahu Kamis lalu ada perusahaan izin kargo ACK. Dan terus terang saja kami sangat dirugikan dengan eksistensi perusahaan itu dan pelaku-pelakunya," terang Hashim.

Sebagai informasi, PT ACK disinyalir menjadi satu-satunya badan usaha yang ditunjuk sebagai perusahaan pengirim benur ke luar negeri. Ada dugaan perusahaan-perusahaan pengekspor benur harus menggunakan jasa kargo PT ACK jika perizinannya tak dipersulit.

Baca juga: Mengintip Kekayaan Hashim Djojohadikusumo, Adik Menhan Prabowo

Penggunaan PT ACK sebagai satu-satunya perusahaan kargo ekspor benur membuat tarif ekspor semakin mahal. Biaya angkut untuk satu ekor benih lobster mencapai Rp 1.800 per ekor. 

Tudingan yang dialamatkan ke perusahaannya yang menyebut PT Bima Sakti Mutiara juga tak berdasar. Ia menuturkan, perusahaannya tersebut sudah puluhan tahun berkecimpung di bisnis sektor kelautan dan perikanan. 

Halaman:


Sumber Kompas.com
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemerintah Mau Berhenti Impor BBM pada 2027

Pemerintah Mau Berhenti Impor BBM pada 2027

Whats New
Lewat Fitur Ini, Mitra Bukalapak Bisa Jadi Agen Logistik SiCepat Ekspress hingga Grab

Lewat Fitur Ini, Mitra Bukalapak Bisa Jadi Agen Logistik SiCepat Ekspress hingga Grab

Whats New
Pemerintah Bakal Membuat Kodifikasi Produk Halal yang Diekspor, Ini Tujuannya

Pemerintah Bakal Membuat Kodifikasi Produk Halal yang Diekspor, Ini Tujuannya

Whats New
Program Industri Hijau Dinilai Mampu Menghemat Energi Rp 3,2 Triliun

Program Industri Hijau Dinilai Mampu Menghemat Energi Rp 3,2 Triliun

Whats New
Bisa Transfer Valas hingga 14 Mata Uang, Begini Kemudahan Transaksi Pakai Internet Banking bagi Pebisnis

Bisa Transfer Valas hingga 14 Mata Uang, Begini Kemudahan Transaksi Pakai Internet Banking bagi Pebisnis

BrandzView
Berantas Pinjol Ilegal, BPR Didorong Tingkatkan Kolaborasi dengan Fintech Lending

Berantas Pinjol Ilegal, BPR Didorong Tingkatkan Kolaborasi dengan Fintech Lending

Whats New
IHSG dan Rupiah Ditutup Melemah

IHSG dan Rupiah Ditutup Melemah

Whats New
Update Syarat Naik Kereta Api Periode Libur Nataru

Update Syarat Naik Kereta Api Periode Libur Nataru

Whats New
Sri Mulyani Sebut Lifting Migas Terus Menurun

Sri Mulyani Sebut Lifting Migas Terus Menurun

Whats New
Rincian Aturan WFO Selama Penerapan PPKM Level 2 di Jakarta

Rincian Aturan WFO Selama Penerapan PPKM Level 2 di Jakarta

Whats New
Menperin Beberkan 5 Tantangan yang Dihadapi dalam Pengembangan Industri Hijau yang Berkelanjutan

Menperin Beberkan 5 Tantangan yang Dihadapi dalam Pengembangan Industri Hijau yang Berkelanjutan

Whats New
Kompor Induksi Lebih Hemat? Begini Hitung-hitungannya Menurut PLN

Kompor Induksi Lebih Hemat? Begini Hitung-hitungannya Menurut PLN

Rilis
Kemenhub Lakukan Pemutakhiran Rencana Strategis Pengembangan Infrastruktur Transportasi

Kemenhub Lakukan Pemutakhiran Rencana Strategis Pengembangan Infrastruktur Transportasi

Whats New
DKI Jakarta PPKM Level 2, Kapasitas Resepsi dan WFO Maksimal 50 Persen

DKI Jakarta PPKM Level 2, Kapasitas Resepsi dan WFO Maksimal 50 Persen

Whats New
Agar Sukses Jangkau Pasar Ekspor, Kemendag: Ekspor Produk Berkelanjutan

Agar Sukses Jangkau Pasar Ekspor, Kemendag: Ekspor Produk Berkelanjutan

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.