OJK: 70 Persen UMKM Belum Tersentuh Lembaga Keuangan

Kompas.com - 16/12/2020, 21:41 WIB
Ilustrasi UMKM shutterstock.comIlustrasi UMKM

JAKARTA, KOMPAS.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan, sebagian besar pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) masih belum tersentuh lembaga keuangan.

Direktur Grup Inovasi Keuangan Digital OJK, Dino Milano Siregar, mengatakan, 70 persen UMKM dalam negeri masih belum tersentuh oleh lembaga keuangan.

"Padahal kurangnya akses kredit dinilai menjadi salah satu kendala utama dalam pertumbuhan UMKM,” katanya dalam keterangan tertulis, Rabu (16/12/2020).

Baca juga: Ini Daftar 152 Pinjol Legal per 7 Desember di OJK

Hal tersebut kemudian berimplikasi terhadap terciptanya kesenjangan finansial atau financial gap. OJK mencatat, financial gap di Indonesia mencapai 165 miliar dollar AS atau sekitar Rp 2.326,5 triliun (kurs Rp 14.100 per dollar AS).

"Ada financial gap sebesar 165 miliar dollar AS yang memang perlu kita sentuh, supaya ini bisa masuk menjadi suatu benefit buat negara kita," ujar Dino.

Dengan masih tingginya financial gap, Dino meyakini, pertumbuhan lembaga keuangan akan semakin pesat, khususnya yang berbasis teknologi digital.

“Potensi di Indonesia memang luar biasa, dengan peringkat 16 ekonomi terbesar secara global, dan ada kurang lebih 175 juta pengguna internet saat ini," katanya.

Menurut dia, kehadiran lembaga keuangan digital, seperti financial technology atau fintech akan menjadi solusi untuk menekan angka financial gap tersebut.

"Karena lebih hemat biaya dan saluran yang efisien untuk menjangkau jarak jauh komunitas yang tidak terlayani oleh lembaga keuangan tradisional,” ucapnya.

Baca juga: OJK Beberkan 3 Faktor Industri Keuangan Syariah Bisa Berjaya di Indonesia



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X