Mendag: Lonjakan Harga Kedelai Saat Ini Tertinggi dalam 6 Tahun Terakhir

Kompas.com - 11/01/2021, 15:18 WIB
Perajin tahu tempe di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, mengeluhkan kenaikan harga kacang kedelai impor di pasaran saat ini. Mereka pun terpaksa memperkecil ukuran produksi agar tidak merugi. KOMPAS.COM/FIRMAN TAUFIQURRAHMANPerajin tahu tempe di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, mengeluhkan kenaikan harga kacang kedelai impor di pasaran saat ini. Mereka pun terpaksa memperkecil ukuran produksi agar tidak merugi.

Indonesia sendiri, lanjut dia, merupakan salah satu negara pengimpor kedelai terbesar. Setidaknya 90 persen kebutuhan kedelai dalam negeri dipenuhi dari impor.

Oleh sebab itu, kenaikan gejolak harga kedelai di pasar global sangat mempengaruhi harga kedelai di dalam negeri. Harga kedelai di pasar kini berkisar Rp 9.300- Rp 9.800 per kilogram, dari sebelumnya Rp 6.100- Rp. 6.500 per kilogram Maret-April 2020 lalu.

Meski demikian, Lutfi memastikan, pemerintah berupaya melakukan stabilisasi harga kedelai dan menjamin pasokan kedelai Indonesia tetap aman 3-4 bulan ke depan, di tengah tingginya permintaan kedelai di pasar global.

Menurut Lutfi, dalam 100 hari ke depan dipastikan harga jual kedelai menjadi sebesar Rp 8.500 per kilogram. Hal itu berdasarkan kesepakatan antara importir dengan perajin tempe-tahu yang difasilitasi oleh Kemendag dan Kementan.

"Jadi ini adalah suatu keniscayaan yang memang harus di pahami karena Indonesia tidak mempunyai kacang kedelai yang cukup, kita harus bisa mengerti kenaikan harga tersebut," kata Lutfi.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X