Kompas.com - 14/01/2021, 09:57 WIB
Ilustrasi Getty Images/iStockphoto/LightFieldStudiosIlustrasi

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebagai pemilik bisnis kecil, Anda memiliki banyak tanggung jawab yang harus dipegang untuk menjaga agar perusahaan Anda berjalan secara efisien.

Salah satunya adalah dengan memastikan bahwa Anda memiliki persiapan untuk keamanan yang memadai untuk melindungi data organisasi dan karyawan Anda dari penipuan.

Pada tahun 2018 yang lalu, ada sebanyak 82 persen bisnis yang melaporkan telah mengalami masalah penipuan. Meskipun temuan ini menunjukkan bahwa perusahaan besar memiliki risiko yang tinggi, bisnis kecil tidak dikecualikan.

Baca juga: Ketika Jusuf Kalla Singgung Pengusaha Terkaya RI Berbisnis Rokok

Inilah alasan mengapa melindungi bisnis kecil Anda dari penipuan menjadi penting.

Mengutip dari Entrepreneur, Kamis (14/1/2021), berikut adalah 3 langkah yang dapat Anda ikuti untuk meningkatkan keamanan dan mencegah terjadinya penipuan.

1. Didik diri Anda

Pengetahuan adalah kekuatan. Dengan meningat hal ini, langkah pertama dalam melindungi bisnis kecil Anda dari penipuan adalah mengetahui jenis penipuan apa yang mungkin ditargetkan dari perusahaan Anda.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Beberapa skenario penipuan bisnis kecil yang paling umum adalah penipuan penggajian, pencurian uang tunai, perbankan online, dan faktur palsu. Oleh sebab itu, penting untuk meneliti konsekuensi mengerikan dari skema tersebut untuk bisnis kecil Anda.

Dalam banyak hal, akvitias penipuan memiliki kapasitas untuk menghancurkan bisnis Anda. Kerugian finansial seringkali signifikan dan tingkat kepercayaan mitra dan klien pada organisasi Anda cenderung anjlok, dan reputasi keseluruhan perusahaan Anda sapat ternoda secara signifikan.

2. Mendidik staf Anda

Dalam hal mempertahankan organisasi Anda dari penipuan, staf Anda perlu diberi tahu dan dilibatkan dalam proses itu. Pastikan untuk mengadakan sesi pelatihan reguler tentang ancaman keamanan umum (baik online ataupun offline) serta teknik pencegahan yang dapat mereka terapkan.

Pastikan juga semua pekerja, baik yang baru atau yang berpengalaman, mengetahui dengan baik kebijakan perusahaan seputar penggunaan dan penanganan data rahasia seperti data keuangan, informasi karyawan, dan informasi klien.

Baca juga: Gara-gara Ladang Ganja di Aceh, Buwas Terinspirasi Berbisnis Kopi

Kegagalan untuk melakukannya dapat menyebabkan kesenjangan yang mahal dalam pengetahuan karyawan. Misalnya, jika seorang anggota staf tidak mengetahui seperti apa penipuan phising, mereka akan jauh lebih mungkin untuk jatuh cinta dan membahayakan data yang sensitif.

3. Integrasikan Sistem Manajemen Penipuan

Pada akhirnya, membangun sistem menajemen penipuan perusahaan yang efektif adalah hal terbaik yang dapat Anda lakukan untuk melindungi bisnis kecil Anda dari penipuan.

Manajemen penipuan perusahaan (EFM) mengacu pada penyaringan waktu nyata dari aktivitas transaksi di beberapa pengguna, akun, proses, dan saluran perusahaan untuk pada akhirnya mengidentifikasi dan mencegah penipuan dalam bisnis.

Saat memilih sistem manajemen penipuan untuk bisnis Anda, ada beberapa kriteria yang harus Anda pertimbangkan yaitu cari program yang akan menawarkan integrasi tanpa batas, analisis dan hasil waktu nyata, dan harus sesuai dengan anggaran Anda.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.